Senin, 30 Nov 2015 15:08 WIB

Akhir Kisah Wolf, Pria yang Ereksi Permanen Gara-gara Kelamaan Naik Motor

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Masih ingat Henry Wolf, pria asal California yang mengalami ereksi permanen akibat touring berjam-jam naik motor di 2010? Lima tahun berlalu, dan sayangnya kisah Wolf tidak happy ending.

Wolf didiagnosis mengalami priapism, yakni ereksi abnormal tanpa ada rangsang seksual. Biasanya berlangsung beberapa jam, namun Wolf mengalaminya hingga 2 tahun. Ia mengklaim masalah yang dialaminya terjadi karena getaran motor dan tempat duduk yang tidak nyaman.

Tahun 2012, Wolf melayangkan gugatan kepada BMW yang memproduksi motor buatan 1993 yang dikendarainya saat touring. Ia juga menggugat Corbin-Pasific, perusahaan pembuat jok khusus touring yang juga dipakainya saat itu.

"Penggugat saat ini mengalami priapism dan telah mengalami berbagai masalah sejak mengendarai motor ini. Ia juga tidak bisa melakukan hubungan seks, sehingga mengalami penderitaan mental dan emosional yang sangat serius," demikian salah satu kutipan dari gugatan Henry, seperti dikutip dari CBS News.

Baca juga: Ereksi Permanen Sejak 2010 Gara-gara Kelamaan Naik Motor 

Tiga tahun berlalu sejak gugatan dilayangkan, dan kini putusan telah dijatuhkan. Sayang, Wolf dinyatakan kalah dan bahkan harus membayar biaya pengadilan sebesar puluhan ribu dolar AS.

"Klien saya sangat senang dengan keputusan ini. Ini adalah perjalanan yang panjang, tetapi keadilan telah ditegakkan," kata Christian Scheley dari firma hukum Clapp Moroney, yang mewakili Corbin-Pacific, seperti dikutip dari Contracostatimes, Senin (30/11/2015).

Dikutip dari emedicine, priapism didefinisikan sebagai ereksi yang berlangsung lebih dari 6 jam. Bila tidak tertangani, bisa memicu perubahan fisiologis dalam 6 jam, kerusakan sel dalam 24 jam, dan fibrosis dalam 36 jam, yang berakibat pada disfungsi ereksi yang permanen.

Baca juga: Pria Ini Punya Mr P Terlalu Besar, Harus Diperkecil karena Susah Bercinta (up/up)