Jumat, 08 Jul 2016 15:26 WIB

Dibanding Penampilan, Kecerdasan Donor Sperma Kini Lebih Diperhitungkan

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: admin Foto: admin
Jakarta - Selalu ada banyak pertimbangan saat seseorang memutuskan untuk berketurunan. Tak terkecuali para perempuan yang menggunakan jasa donor sperma untuk bisa hamil dan punya anak.

Sebuah temuan mengejutkan terungkap dalam penelitian di Australia. Jika dahulu donor sperma yang tampan dan rupawan lebih banyak dipilih, maka saat ini sudah terjadi pergeseran. Donor yang berusia lebih muda dan berpendidikan, lebih banyak menjadi pilihan.

Demikian terungkap dalam penelitian di Queensland University of Technology and Queensland Fertility Group, seperti dikutip dari Heraldsun.com.au, Jumat (8/7/2016).

"Pergeseran dalam memilih donor yang lebih muda, dibandingkan yang lebih tua, bisa berarti bahwa dalam persepsi para perempuan sperma dari donor muda lebih sehat dan lebih fit," kata Stephen Whyte, salah seorang ilmuwan yang terlibat dalam penelitian tersebut.

"Ini tidak benar-benar tepat. Begitu sperma dibekukan, sperma dari berbagai usia akan memiliki kualitas yang setara," lanjutnya.

Baca juga: Ilmuwan Sukses Lakukan Pembuahan dengan Sperma Buatan

Di Australia dan beberapa negara lain, donor sperma banyak dimanfaatkan oleh para perempuan lajang yang ingin berketurunan. Queensland Fertility Group membatasi 1 donor hanya tersedia untuk maksimal 10 keluarga.

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menyurvei 1.546 perempuan yang menjalani proses pembuahan berbantu atau In Vitro Fertilization (IVF). Mereka menggunakan sperma beku yang didapatkan dari sejumlah donor.

Baca juga: Survei Ini Sebut Wanita Lebih Tertarik Donor Sperma yang Pemalu dan Kalem (up/up)