Rabu, 23 Nov 2016 14:30 WIB

Di Australia, Penis Rusa Marak Ditawarkan Jadi 'Obat Kuat'

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Ilustrasi rusa (Foto: Kurnia/detikTravel)
Canberra - Ketika beternak rusa, hal pertama yang terlintas dalam pikiran tentulah dagingnya. Di Australia, daging rusa memang cukup digemari. Namun belakangan peternak rusa memperoleh keuntungan lain dari hewan bertanduk ini.

Jill dan Michael Vella salah satunya. Pasangan suami istri ini telah beternak rusa jenis fallow deer (Dama dama) dan red deer (Cervus elaphus) selama 30 tahun lebih di Koonwarra, tenggara Melbourne.

Menariknya, mereka punya etos kerja yang tak biasa, yaitu memastikan tiap bagian dari tubuh hewan yang mereka ternak akan terjual, jadi tak ada yang terbuang sia-sia.

Pasangan ini pun beruntung sebab menemukan pasar untuk sejumlah bagian tubuh rusa yang tak terpakai, yaitu pasar pengobatan tradisional China.

Di pasar ini, tendon, tanduk dan kemaluan rusa dicari sebagai bahan dasar obat tradisional. Seperti halnya tanduk rusa jantan. Menurut Jill, tanduk rusa diklaim mampu menambah kekuatan dan mengatasi kekurangan kalsium. Sedangkan tendon rusa dapat dimanfaatkan sebagai tonik kesehatan.

Yang paling unik adalah penis rusa yang konon dapat menambah vitalitas pria atau obat kuat. "Faktanya, ketika Viagra sudah bisa didapatkan di mana-mana, orang-orang tetap mencari bahan ini," kata Jill seperti dilaporkan ABC Australia.

Baca juga: Hanya Demi Jadi Obat Kuat, Populasi Trenggiling di Dunia Menyusut Drastis

Bahkan saking tingginya permintaan, Jill sampai harus mengimpor organ-organ tubuh rusa dari Selandia Baru. "Tanduk rusa telah dipergunakan dalam pengobatan China selama 5.000 tahun, bernilai tinggi dan sangat mahal, bahkan kami mengirimnya ke penjuru Australia," lanjutnya.

Andrew McKinnon dari Deer Industry Association of Australia mengatakan daging rusa masih tak mampu bersaing dengan daging sapi ataupun kambing, sehingga harganya di pasaran Australia juga masih terbilang rendah.

Namun dengan adanya peluang ini, setidaknya peternak rusa bisa tetap bertahan. "Tak hanya penis atau tendonnya, tetapi juga dengan kulit rusa yang permintaannya masih tinggi, bahkan bisa terjual seharga 120 dollar Australia untuk tiap kilogramnya di Tiongkok," tuturnya.

Baca juga: Trenggiling Dijadikan Obat Kuat, Pakar: Mungkin Karena Tinggi Protein (lll/vit)