Senin, 22 Mei 2017 18:37 WIB

Cowok Rajin Fitness? Begini Pengaruhnya pada Kehidupan Seks

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Aktivitas pesta seks The Wild One yang diduga melibatkan kaum gay terungkap di sebuah fitness center di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Entah dari mana awalnya, laki-laki yang rajin berolahraga di pusat kebugaran jadi sering 'dipertanyakan' orientasi seksualnya.

"Cowok yang kekar-kekar, rajin fitness, kok biasanya gay kenapa ya?" kurang lebih demikian pertanyaan yang muncul di benak sebagian orang ketika mengikuti perkembangan kasus pesta seks tersebut.

Faktanya, agak sulit mencari kaitan antara olahraga dengan orientasi seksual. Banyak juga laki-laki yang mengaku gay, tapi badannya gemuk, tidak suka olahraga, dan bukan member sebuah fitness center.

Namun jika dikaitkan dengan gairah seks atau libido, olahraga terbukti punya pengaruh yang sangat kuat bagi laki-laki. Berbagai penelitian ilmiah membuktikan bahwa laki-laki dengan fitness level atau tingkat kebugaran tinggi punya kehidupan seks yang lebih berkualitas.

Salah satunya terungkap dalam sebuah penelitian tahun 1990 yang dipublikasikan di Archives of Sexual Behavior, seperti dikutip dari Livestrong. Laki-laki yang berolahraga 60 menit tiap hari, tiga kali tiap pekan, terbukti mengalami peningkatan yang signifikan dalam hal kepuasan saat bercinta.

Baca juga: Melihat Lebih Dekat Alat Bantu Seks BDSM Ala Pesta Gay 'The Wild One'

Foto: thinkstock


Penelitian lain di University College London menyebut kesehatan jantung dan pembuluh darah turut menentukan kemampuan ereksi. Olahraga teratur selama 150 menit tiap pekan adalah salah satu cara untuk menjaga kebugaran jantung, selain juga menjaga pola makan yang sehat.

Namun demikian, pengaruh olahraga terhadap libido juga dipengaruhi oleh intensitasnya. Seperti terungkap dalam sebuah penelitian di University of North Carolina, yang membuktikan bahwa ketertarikan sejumlah atlet terhadap seks menurun ketika tengah menjalani program latihan puncak dengan durasi dan intensitas paling tinggi.

Baca juga: Olahraga Terlalu 'Maksa' Bisa Turunkan Gairah Bercinta (up/vit)
News Feed