Jumat, 22 Mar 2019 18:40 WIB

Kandungan Kalori dan Fakta Menarik Lainnya Soal Sperma

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Berbagai fakta menarik soal sperma bisa disimak di sini (Foto: iStock) Berbagai fakta menarik soal sperma bisa disimak di sini (Foto: iStock)
Jakarta - Dalam topik seks, mengenali soal sperma dan cairan semen tampaknya masih dihindari atau bahkan tabu. Kebanyakan pria hanya mengenali sperma dan cairan semen sebagai suatu produksi tubuh yang mereka keluarkan untuk memproduksi keturunan, mungkin seperti lumrahnya air kencing.

Sperma dan cairan semen merupakan salah satu hal menakjubkan yang terjadi dalam tubuh seorang manusia dan khususnya pria, selain proses kehamilan pada wanita. Kenali lebih jauh kemampuan si perenang handal ini, seperti dirangkum dari berbagai sumber sebagai berikut:



1. Sperma dan cairan semen itu berbeda

Seringkali orang menyebut sperma dan cairan semen itu sama, namun sebenarnya tidak. Cairan semen diproduksi oleh penis saat ejakulasi, sementara sperma termasuk dalam cairan semen. Sperma adalah sel-sel germal yang berbentuk seperti kecebong yang memiliki misi untuk membuahi sel telur wanita.

Sperma membawa sejumlah kromosom manusia biasa sementara sel telur membawa sebagian lainnya sehingga zigot yang tumbuh akan memiliki satu set komplit. Apabila sperma dengan kromosom X membuahi telur, zigotnya akan menjadi berjenis kelamin perempuan, dan sperma dengan kromosom Y akan berjenis kelamin laki-laki.

2. Cuma mengandung 5-10 kalori

Ahli urologi dari Shady Grove Fertility di Washington, Paul R Shin MD, mengatakan bahwa cairan semen sebagian besar adalah air. Sehingga menyebabkannya memiliki kalori yang sangat sedikit.

Cairan semen juga terbentuk dari komponen gula seperti fruktosa, protein yang diproduksi prostat yang bernama prostaglanding dan enzim. Ia melanjutkan, secara keseluruhan sperma mencakup porsi kecil dari semen jika dilihat dari volumenya, walaupun jumlahnya jutaan.

3. Jumlah yang menakjubkan tiap ejakulasi

Rata-rata ejakulasi mengeluarkan sekitar 1,5 hingga 5 milimeter cairan semen, tiap 'porsi' mengandung sekitar 15 juta sperma. Dari jutaan sperma tersebut hanya butuh satu sperma saja untuk membuahi satu telur, dan dalam prosesnya, si perenang handal ini tak pernah mulus.

Yang pertama, kebanyakan cairan semen hanya 'nyangkut' di liang vagina, yang merupakan satu tempat yang nyaris tidak memungkinkan bagi sperna untuk dapat tetap hidup tanpa cairan semen. Hal ini disebabkan pH dalam cairan semen termasuk netral, sementarw pH vagina sedikit asam. Terlebih lagi, kalau ada yang lolos, mereka harus bisa berenang menuju saluran indung telur yang tepat untuk menemukan si telur untuk dibuahi, dan dibutuhkan sperma yang bagus dan berkualitas. Kadang inilah yang menjadi penyebab banyak pasangan harus mencoba berulang kali untuk bisa hamil.

4. Praejakulasi biasanya tak ada sperma

Sebelum ejakulasi, penis mengeluarkan cairan bening dan lengket yang disebut cairan preejakulasi. Cairan ini terbuat dari sekresi prostat, dan secara teori, wanita bisa saja hamil karena cairan ini karena kemungkinan saat itu sperma sedang berada di saluran kencing. Selain itu juga belum tentu melindungimu dari infeksi menular seksual.



5. Sperma bisa lama di dalam rahim wanita

Sperma pria bisa 'nongkrong' hingga selama 5 hari di dalam rahim wanita. Sperma menyukai lingkungan yang hangat dan lembab. Akan tetapi, apabila mereka berads di luar tubuh manusia, sperma hanya mampu bertahan beberapa menit. Oleh karena itu tak perku khawatir berisiko hamil apabila mereka tak sengaja keluar di air bath tub atau dudukan toilet.

6. Aktivitas sehari-hari bisa rusak sperma

Banyak pria yang tak menyadari, bahwa ada aktivitas sehari-hari yang tampak sangat 'lelaki' bisa merusak sperma. Seperti merokok, terpapar panas terus-terusan (misal berendam di air panas beberapa kali dalam seminggu), dan karena kegemukan. Ditambah lagi, walau belum ada bukti ilmiahnya, akan tetapi lebih baik untuk tidak menaruh laptop tepat di atas penis karena laptop mengeluarkan banyak panas yang bisa membahayakannya.

7. Pembuatan sperma memakan tiga bulan

Membuat cairan semen beserta spermanya tidak bisa setiap hari atau bahkan setiap waktu. Membutuhkan selama 64 hari bagi tubuh pria untuk meproduksi sperma, lalu sekitar 24-28 hari lagi untuk dipindahkan dan akhirnya bisa diejakulasikan. Rupanya lebih lama dari masa ovulasi wanita, lho!

8. Tidak ada cara mengubah bau dan rasa sperma

Jika seorang pria sehat, cairan semen akan terasa dan berbau tidak terlalu buruk. Walau begitu, ada satu hal yang bisa membuat rasa sperma berubah yakni karena merokok, kemungkinan karena tercampur beberapa racun di dalambya. Dan yang jelas, bukan berarti jika kamu memakan buah, maka cairan smeenmu akan terasa dan berbau enak.

9. Konsistensinya berubah-ubah

Hidrasi menjadi faktor terbesar mengapa cairan semen pria bisa menjadi sangat encer dan licin hingga kental, karena semakin banyak minum, maka akan semakin tipis. Selain itu faktor lainnya adalah mekanisme pendinginan tubuh, sebab beberapa cairan semen berada dalam fase kenyal hingga bertemu dengan enzim prostat.

Ketika mereka bersatu, semuanya bercampur menjadi konsistensi yang lebih lembut walau terkadang proses tersebut belum selesai sampai seorang pria ejakulasi. Biasanya kamu bisa melihat ada bagian-bagian mirip gel atau mutiara tapioka, akan tetapi jika masuk ke dalam vagina, bisa kembali mencair dan mudah bergerak.



10. Cairan semen tidak bisa dibekukan

Tidak seperti sel telur, cairan semen tidak bisa dibekukan lalu dicairkan begitu saja begitu ingin dipakai kembali. Donor sperma biasanya membekukannya dengan nitrogen cair pada suh7 sekitar -190 derajat Celsius dan butuh keahlian tinggi. Jika hanya iseng membuatnya di rumah sekalipun, sperma sangat berisiko mati.

11. Bisa saja alergi semen

Wanita bukannya tidak mungkin mengalami alergi semen, namun bisa saja. Biasanya gejala bervariasi dari gatal-gatal, bengkak, dan memerah di area yang terkena cairan semen, tak jauh beda dengan alergi pada umumnya. Diperkirakan kurang dari 1 persen wanita mengalami hal tersebut, akan tetapi baru-baru ini muncul kasus wanita yang nyaris meregang nyawa setelah melakukan seks oral. Diketahui pasangannya ternyata meminum obat pennicilin dan ia memiliki alergi pada obat tersebut.

12. Pria memproduksi jumlah sperma yang menakjubkan seumur hidupnya

95 persen pria yang memproduksi sperma dalam kadar normal, berarti memprodukai sekitar dua triliun perenang handal seumur hidupnya atau 7,5 liter. Produksi sperma memang berkurang seiring bertambahnya usia, namun jika melihat angkanya hal tersebut masih sangat kuar biasa.

(frp/up)
News Feed