Senin, 28 Okt 2019 11:20 WIB

Marak Prostitusi Online, Kenali Berbagai Jenis Perilaku Seks Berisiko

Michelle Natasya - detikHealth
Finalis Putri Pariwisata yang tersandung kasus prostitusi online. (Foto: Istimewa) Finalis Putri Pariwisata yang tersandung kasus prostitusi online. (Foto: Istimewa)
Jakarta - Publik kembali dihebohkan dengan terkuaknya kasus prostitusi online. Setelah heboh kasus VA, kali ini seorang finalis Putri Pariwisata berinisial PA diamankan pihak kepolisian pada Jumat (26/10/2019).

Prostitusi yang menyediakan jasa hubungan seksual dengan pasangan sesuai bayaran dan pesanan, sebetulnya masuk dalam kegiatan seks berisiko. Pihak yang terlibat dapat lebih mudah tertular berbagai penyakit menular seksual (PMS).

Selain prostitusi, berikut beberapa kegiatan seks berisiko yang dapat menularkan penyakit atau menyebabkan kerusakan fisik serta emosional:

1. Seks tanpa pelindung

Ini berarti melakukan hubungan seks vaginal, oral, ataupun anal tanpa menggunakan pengaman. Hal ini membuat anda lebih mungkin tertular HIV atau penyakit menular seksual (PMS) lainnya. Cairan tubuh seperti darah dan air mani mengalir dari tubuh anda ke pasangan saat berhubungan seks. Jika pasangan anda memiliki HIV atau PMS lain, maka mereka dapat menularkan virus atau infeksi ini pada Anda.

Apakah berarti dengan pasangan sendiri juga harus pakai pengaman? Ya kalau salah satu punya infeksi dan berpotensi menularkannya pada pasangan, kenapa tidak dicegah saja selagi bisa?


2. Punya banyak pasangan seksual

Anda lebih mungkin tertular HIV atau PMS lain ketika memiliki lebih dari satu pasangan seks, atau banyak pasangan seks selama masa hidup Anda. Itu karena lebih banyak orang, berarti lebih banyak peluang bahwa satu atau lebih dari mereka terkena HIV atau infeksi. Pernah mendengar pepatah bahwa ketika anda berhubungan seks dengan seseorang, Anda berhubungan seks dengan semua orang yang pernah berhubungan seks dengan mereka?

Anda dapat mengurangi risiko dengan hanya memiliki satu pasangan seks atau ide yang bagus untuk mengetes PMS bersama dan bagikan hasilnya satu sama lain.

3. Seks anal

Ini melibatkan semua jenis aktivitas seksual di sekitar area anal. Seks anal adalah variasi hubungan seks paling berisiko bagi laki-laki dan perempuan untuk mendapatkan dan menyebarkan HIV dan PMS lainnya. Mengapa demikian? Jawabannya ada dalam anatomi. Lapisan anus jauh lebih tipis dari vagina, sehingga bisa lebih mudah rusak. Itu membuatnya jauh lebih rentan terhadap infeksi.

Anda dapat mengurangi risiko dengan memastikan penggunaan kondom sudah benar untuk menurunkan risiko rusak dari gesekan. Gunakan banyak pelumas juga bisa membantu. Tapi, bukan berarti anda terbebas dari risiko PMS ketika melakukan seks anal.



Simak Video "Ini 4 Ciri Wanita Palsukan Orgasme"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)