Minggu, 17 Nov 2019 18:07 WIB

Bukan Kebetulan, Ini Alasan Sperma Punya Bentuk Mirip Kecebong

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Struktur sel sperma disebut-sebut mirip kecebong atau kecambah karena punya ekor di belakang (Foto: iStock) Struktur sel sperma disebut-sebut mirip kecebong atau kecambah karena punya ekor di belakang (Foto: iStock)
Jakarta - Untuk bisa membuahi sel telur, sel-sel sperma dituntut punya pergerakan yang lincah dan sangat efisien. Tentu bukan tanpa alasan jika bentuknya menyerupai kecebong, atau beberapa orang menyebutnya mirip kecambah.

Kemiripan dengan kecebong maupun kecambah antara lain terletak pada ekor yang menjuntai di belakang. Dan ternyata tidak salah, ekor pada sel sperma memiliki peran penting dalam menunjang motilitas atau kemampuan bergerak.



Sebuah penelitian di University of Gothenburh di Swedia mengungkap adanya struktur heliks atau melingkar yang awalnya dianggap 'misterius' pada ekor 'kecebong' sperma. Struktur ini terungkap lewat teknologi cryo-electron tomography atau cryo-ET dan diberi nama Tail Axoneme Intralimenal Spiral atau TAILS.

"Spiral yang baru ditemukan ini memberikan dorongan di ekor sperma," jelas para ilmuwan soal temuan tersebut.



Selain struktur, mekanisme gerak sel sperma juga mempengaruhi kelincahan dalam meluncur menembus selubung sel telur. Prof David Sinton dari University of Toronto mengungkap hal itu dalam sebuah penelitian yang pernah dilakukannya.

Menurut Prof David, sperma yang unggul tidak bergerak secara tiga dimensi seperti tutup botol, seperti yang diyakini selama ini. Menurutnya, ketika bergerak secara dua dimensi atau disebutnya mirip ular yang merayap, sperma lebih unggul dalam hal kecepatan. Mekanisme gerak ini tentu saja melibatkan ekornya yang panjang.

"Saat sperma manusia berenang secara 2 dimensional, mereka bisa berenang sekitar 50 persen lebih cepat," jelasnya.

Wow, menarik sekali bukan?



Simak Video "Penjelasan Ahli Soal Dugaan Ekshibisionisme Pelaku Pelempar Sperma"
[Gambas:Video 20detik]
(up/wdw)