Selasa, 11 Feb 2020 22:00 WIB

Suami Relakan Istri Bercinta dengan Orang Lain, Kelainan Seks Voyeurisme?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Suami jual istri di Pasuruan. (Foto: iStock)
Jakarta -

Di Kabupaten Pasuruan, seorang suami berinisial MS tega menjual istrinya dengan menawarkan layanan seks pada empat temannya. Meskipun istrinya sempat menolak, tapi tetap dilakukan karena diancam akan dipukul dan pisah ranjang oleh MS.

"Dia sengaja melihat dan merekam salah satu adegan dengan alasan ingin melihat durasi kekuatan di laki-laki ejakulasinya lama atau tidak," kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander beberapa waktu lalu.

Dikutip dari Psychologist Anywhere Anytime, kelainan ini bisa disebut dengan voyeurisme. Voyeurisme adalah kesenangan seksual yang didapatkan dengan cara mengintip seseorang tanpa busana, atau sedang melakukan hubungan seks.

Faktanya voyeurisme bisa terjadi pada siapa pun, dan umumnya terjadi sejak usia muda. Biasanya voyeurisme lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita.

Kelainan ini lebih memfokuskan bagaimana cara mengintip seseorang yang sedang melakukan seks, tanpa ketahuan. Artinya, melihat gambar atau video porno bukanlah perilaku voyeurisme.

Tentu voyeurisme merupakan perilaku yang menyimpang dan dapat mengganggu orang lain. Terlebih jika kelainan ini sudah diderita lebih dari 6 bulan. Dalam kondisi ini, pelaku sebaiknya segera menghubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.



Simak Video "Dokter Boyke Sayangkan Kurangnya Pendidikan Seks untuk Milenial"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)