Rabu, 12 Feb 2020 21:50 WIB

Mayat Bertumpuk Gemparkan Baturraden, Ini Tips Bercinta 'Ramah' Jantung

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Hotel TKP pria-wanita meninggal di Baturraden, Rabu (12/2/2020). TKP ditemukannya mayat pria-wanita bertumpuk (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Jakarta -

Sepasang pria dan wanita ditemukan meninggal di dalam kamar hotel di Baturraden, Banyumas. Setelah dilakukan autopsi di RS Margono Soekarjo Purwokerto, muncul dugaan kedua korban meninggal usai berhubungan badan. Diduga, serangan jantung berhubungan dengan minuman yang telah mereka konsumsi sebelumnya.

"Setelah autopsi, kita melaksanakan gelar dengan tim dokter yang melaksanakan (autopsi). Dimungkinkan, dari hasil autopsi, penyebab meninggalnya itu ada semacam serangan jantung yang dipicu oleh semacam zat kimia atau minuman yang sebelumnya dikonsumsi oleh keduanya," kata Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Berry kepada detikcom, Rabu (12/2/2020).

Beberapa orang memang memiliki risiko terkena serangan jantung ketika melakukan aktivitas seksual. Namun tak perlu khawatir, berikut ini adalah 4 tips bercinta bagi yang berisiko serangan jantung dikutip dari Johns Hopkins Medicine.

1. Ketahui kondisi diri

Melakukan hubungan seks memang dapat meningkatkan detak jantung, namun ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Secara umum, bila kamu tidak mengalami kendala ketika jalan sejauh satu kilometer, maka tidak ada masalah dengan kesehatan jantung.

"Kemungkinan mengalami serangan jantung saat memang ada namun sangat rendah. Selama tidak mengalami gejala atau kondisi tertentu, maka seharusnya tak perlu takut," kata direktur riset klinis di Johns Hopkins Ciccarone Center for the Prevention of Heart Disease Michael Blaha, MD, MPH.

2. Rajin kontrol

Walaupun kamu tidak memiliki riwayat penyakit jantung, ada baiknya juga untuk melakukan kontrol. Terlebih bila kamu pernah mengalami gejala sakit dada, napas pendek, detak jantung tidak teratur, mual, dan gangguan pencernaan.

"Jika mengalami kondisi tersebut, jangan lupa kontrol teratur untuk mengetahui kondisi jantung. Jika terbukti punya risiko, maka peluang terjadi serangan saat bercinta cenderung meningkat. Dokter akan memberi saran apa yang sebaiknya dilakukan," kata Blaha.

3. Aktif berkomunikasi

Komunikasi adalah hal yang penting dalam suatu hubungan. Tentu dengan komunikasi, pasanganmu akan menjadi lebih mudah memahami kondisimu saat ini. Terlebih bila kamu mempunyai risiko penyakit tertentu seperti jantung.

4. Mencari alternatif lain

Tidak perlu memaksakan diri apabila sedang merasa tak nyaman dan tak sanggup untuk berhubungan seks. Bercinta bisa menjadi menyenangkan, ketika dilakukan pada saat keduanya sedang mengalami mood yang sama.



Simak Video "Mengenal 'Happy Hypoxia' yang Tewaskan Pasien Covid-19 di Banyumas"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)