Rabu, 19 Feb 2020 22:00 WIB

Pasutri Paksa ABG Threesome, Fantasi Seks yang Tak Seseru Bayangan

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Pasutri yang paksa gadis ABG threesome di Brebes Pelaku pemaksa ABG threesome. Foto: Imam Suripto/detikcom
Jakarta -

Sepasang suami-istri di Brebes, yaitu Sarkum (51) dan Siti Saefuroh alias Puroh (29) memaksa gadis remaja untuk melakukan seks bertiga atau threesome. Hal ini dilakukan karena keinginan Puroh agar lebih bergairah saat bercinta dengan suaminya.

"Puroh (istri Sarkum) ingin threesome dengan alasan agar lebih bergairah," kata Kapolsek Bumiayu AKP Adiel Ariesto saat dihubungi via telepon, Selasa (19/2/2020).

Threesome termasuk salah satu fantasi seks yang cukup populer. Mungkin banyak orang membayangkan betapa serunya berhubungan seks seperti itu.

Meskipun populer, fantasi seks ini tidak lazim diwujudkan dalam situasi yang menyenangkan. Berikut ini beberapa alasan threesome tidak seseru yang dibayangkan.

1. Populer tapi tidak terfavorit

Berbeda dari Puroh yang menginginkan threesome, rata-rata perempuan malah tidak menyukainya. Sebuah survei di The University of Michigan menemukan threesome atau make love bertiga malah ada di urutan paling bawah dari fantasi seks lainnya.

2. Tidak semua pria suka

Meskipun pria banyak yang suka dengan fantasi seks, tapi untuk threesome ternyata tidak disukai semua pria. Hanya ada 33 persen yang menjadikan threesome sebagai fantasi seks favoritnya.

3. Tidak selalu happy

Dalam melakukan fantasi seks threesome ini, baik pria maupun wanitanya tidak selalu happy malah merasa canggung. Apalagi saat hanya dua pihak saja yang merasa nyaman, pihak lainnya merasa tidak nyaman.

4. Sempit lho

Tempat tidur biasanya hanya untuk pasangan yang terdiri dari dua orang. Untuk bertiga, biasanya butuh extra bed dan itu pasti tidak nyaman.

5. Awas bisa kecanduan

Dari sekian banyak orang, pasti ada yang menikmati fantasi seks ini. Meski nikmat dan nyaman, bukan berarti tidak ada resikonya lho.

Jika sudah kecanduan, bisa jadi seseorang tidak lagi merasa puas dengan hubungan seks yang 'normal', seperti satu lawan satu. Belum lagi risiko penularan infeksi karena bergonta-ganti pasangan seks.

Ih ngeri kan?



Simak Video "Selamat Jalan dr Naek L Tobing, Seksolog Kawakan Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)