Jumat, 10 Jul 2020 22:00 WIB

3 Masalah yang Muncul Jika Rutinitas Bercinta Mulai Overdosis

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Pasangan yang memiliki masalah ranjang. Overdosis bercinta (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Bercinta merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan. Namun jika dilakukan terlalu sering justru tidak bagus karena bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Karena itu, sangat disarankan untuk bisa mengontrol diri. Setidaknya ada 3 masalah yang bisa muncul pada kamu jika terlalu sering bercinta, seperti dikutip dari The Standard.

1. Peradangan

Terlalu sering melakukan hubungan seks bisa membuat Miss V jadi sakit dan membengkak. Kondisi ini biasa disebut dengan ekskoriasi vagina.

Ini disebabkan karena adanya pengikisan kulit vulva selama penetrasi. Biasanya terjadi ketika terlalu banyak gesekan antara penis dan vagina saat berhubungan seks.

Kondisi ini menyebabkan sensasi terbakar saat buang air kecil atau kesulitan berjalan yang disebabkan oleh rasa sakit di vagina.

2. Infeksi saluran kemih

Wanita yang rutin melakukan hubungan seks lebih berisiko mengalami infeksi saluran kemih (ISK), daripada yang tidak. ISK umumnya terjadi ketika bakteri masuk dan tumbuh menjadi infeksi di saluran kemih.

Cara menghindarinya adalah dengan buang air kecil setelah berhubungan seks dan bersihkan dengan air mengalir dari depan ke belakang.

3. Mudah kelelahan

Terlalu banyak berhubungan seks bisa mempengaruhi kualitas hidup. Bercinta merupakan aktivitas yang menggunakan banyak energi.

Selama bercinta, tubuh akan melepaskan norepinefrin, epinefrin (adrenalin), dan kortisol ke aliran darah, yang menghasilkan peningkatan denyut jantung, tekanan darah, kekuatan otot, dan metabolisme glukosa.

Rasa lelah yang dirasakan setelah bercinta dapat berlangsung sepanjang hari dan membuatmu jadi tidak produktif.



Simak Video "Dokter Boyke Sayangkan Kurangnya Pendidikan Seks untuk Milenial"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)