Minggu, 19 Jul 2020 22:30 WIB

3 Fakta Ejakulasi pada Wanita, Manfaat hingga Kandungannya

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
ilustrasi pasangan orgasme Tak seperti pada pria, orgasme pada wanita tak selalu disertai ejakulasi (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Ejakulasi identik dengan pria, terjadi ketika sistem reproduksinya melepaskan cairan sperma. Walau tidak sama persis, 'ejakulasi' juga dialami oleh beberapa wanita.

Tentu saja bukan cairan sperma yang dikeluarkan, melainkan cairan benring tidak berbau yang keluar dalam jumlah banyak saat orgasme.

"Jumlah cairan cenderung berkisar antara 30 dan 150 mililiter," ucap Corinne Kai, seorang edukator seks di New York, dikutip dari Healthline.

Keberadaan ejakulasi pada wanita memang kontroversial, ada juga yang meyakininya sebagai mitos. Berikut ini sejumlah fakta yang pernah terungkap terkait keluarnya cairan pada wanita saat berhubungan seks.

1. Diyakini ada

Menurut International Society for Sexual Medicine (ISSM), sebagaimana dikutip dari Medical News Today, 50 persen wanita mengalami 'ejakulasi' selama berhubungan seksual. Beberapa ahli percaya bahwa semua wanita mengalami ejakulasi, tetapi banyak yang tidak menyadari.

Artinya, ejakulasi pada wanita memang ada, meski definisinya tidak jelas.

2. Kandungan ejakulasi wanita

Analisis yang pernah dilakukan mengungkap bahwa cairan ejakulasi wanita mengandung fruktosa (gula), yang pada umumnya terdapat dalam air mani pria yang berguna sebagai sumber energi untuk sperma.

3. Manfaat ejakulasi pada wanita

Tidak ada bukti bahwa ejakulasi wanita memiliki manfaat kesehatan. Namun, penelitian yang dikutip dari Medical News Today menemukan seks itu sendiri memilii beberapa manfaat. Selama orgasme, tubuh melepaskan hormon penghilang rasa sakit yang dapat membantu mengatasi sakit punggung dan kaki, sakit kepala, dan kram menstruasi.

Setelah klimaks, tubuh melepaskan hormon yang mendorong tidur nyenyak. Selain itu dapat menghilangkan stress, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mencegah terjadinya penyakit jantung.

Selain itu, dikutip dari Healthline, manfaat ejakulasi vagina yaitu mencegah penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK).

Jika Anda mengalami ejakulasi yaitu keluarnya cairan bening dan tidak berbau saat berhubungan seksual, maka hal tersebut normal. Namun, jika cairan yang dikeluarkan bau menyengat maka Anda harus konsultasi kepada dokter.



Simak Video "Penyandang Diabetes Tetap Aman Pergi ke RS saat Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)