Senin, 17 Agu 2020 21:35 WIB

Perlu Tahu, Ini Tanda-tanda Wanita Mengalami Disfungsi Seksual

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Pasangan yang memiliki masalah ranjang. Disfungsi seksual pada wanita (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Salah satu hal yang bisa membuat mengganggu kehidupan seksual adalah adanya gangguan kesehatan, salah satunya disfungsi seksual. Ternyata, kondisi tersebut tidak hanya dialami pria, tapi wanita juga bisa.

Disfungsi seksual pada wanita biasanya berkaitan dengan masalah gairah seks dan orgasme.

"Masalah seksual pria biasanya lebih bisa diterima secara sosial untuk didiskusikan secara terbuka dengan dokter, daripada disfungsi seksual pada wanita," kata Brett Worly, MD, dokter di The Ohio State University Wexner Medical Center, Columbus, Amerika Serikat.

Apa saja tanda-tanda yang muncul pada wanita yang mengalami disfungsi seksual dan harus diwaspadai? Berikut detikcom rangkum dari laman Everyday Health.

1. Vagina yang kering

Kekeringan pada vagina ini bisa disebabkan karena adanya perubahan hormon yang terjadi selama masa menyusui atau menopause. Jika ini terjadi, coba gunakan pelumas saat akan bercinta dengan pasangan.

2. Gairah seks menurun

Menurunnya gairah seks tak hanya dialami oleh wanita yang berusia lebih tua. Ternyata, menurut survei di Amerika terhadap 1.000 wanita, setengah dari wanita yang berusia 30-50 tahun merasa gairah seksnya berkurang.

Rendahnya libido ini bisa terjadi karena berbagai macam faktor kesehatan, seperti diabetes, tekanan darah rendah, dan masalah psikologis depresi atau merasa rumah tangganya tidak bahagia.

Untuk mengatasinya, kami bisa menemui orang yang ahli dalam bidang seks agar bisa mengubah pola kebiasaan hidup hingga membuat kehidupan seksual lebih memuaskan.

3. Nyeri saat bercinta

Berdasarkan penelitian di Journal of Sexual Medicine, 30 persen wanita mengalami rasa nyeri dan sakit saat berhubungan seks. Nyeri atau sakit ini bisa disebabkan karena vagina kering, ada kista ovarium atau endometriosis.

Selain itu, sakit atau nyeri saat bercinta bisa dipicu oleh vaginismus atau suatu kondisi vagina mengencang tanpa sadar saat penetrasi berlangsung. Untuk mengatasinya, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter yang ahli di bidangnya.

4. Adanya masalah libido

Selain karena menopause, perubahan hormon pada wanita bisa terjadi karena adanya kecemasan atau stimulasi yang diberikan kurang tepat. Ini membuat para wanita sulit merasa bergairah.

Ini bisa diatasi dengan konsultasi ke dokter dan mungkin akan diberikan terapi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

5. Sulit orgasme

Selain karena hormon, sulit orgasme yang dialami para wanita bisa membuat rasa tidak nyaman saat bercinta. Ini bisa disebabkan karena cara pemanasan atau foreplay yang kurang tepat, pengaruh obat-obatan, hingga penyakit kronis.

Sama seperti disfungsi seksual lainnya, jika kamu mengalami kondisi ini sebaiknya konsultasikan pada ahlinya secara langsung.



Simak Video "Bukan Tren, Peremajaan Miss V Itu Kebutuhan!"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)