Rabu, 07 Apr 2021 18:36 WIB

Suami Ejakulasi di Luar, Yakin Istri Nggak Akan Hamil? Begini Peluangnya

Ardela Nabila - detikHealth
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed Coitus interupsus (Foto: Getty Images/PeopleImages)
Jakarta -

Melakukan ejakulasi di luar vagina alias coitus interuptus dianggap sebagai salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kehamilan. Pasalnya, cairan air mani berisi sperma dapat menyebabkan terjadinya pembuahan.

Mengutip Planned Parenthood, metode ejakulasi di luar vagina ternyata masih memiliki risiko terjadinya kehamilan, lho. Hal ini bisa disebabkan karena terlambatnya penis ditarik keluar sebelum ejakulasi, sehingga air mani masih bisa masuk ke dalam vagina.

Selain itu, meski jumlahnya sedikit, cairan pra-ejakulasi atau precum yang keluar sebelum ejakulasi juga memiliki peluang mengandung sperma. Ketika cairan ejakulasi atau pra-ejakulasi ini masuk ke dalam vagina atau vulva, maka kehamilan bisa terjadi.

Dengan demikian, cara terbaik untuk membuat metode ejakulasi di luar vagina ini agar tetap efektif adalah dengan menggunakan alat kontrasepsi, seperti pil KB dan kondom, yang bisa tetap menjaga cegah kehamilan meski terdapat kesalahan.

Lalu, bisakah hamil apabila suami ejakulasi di luar?

Dikutip dari What to Expect, menarik penis keluar sebelum ejakulasi tetap memiliki risiko terjadi kesalahan yang bisa menyebabkan kehamilan. Sebab, kebanyakan pria diketahui tidak tahu kapan mereka pernah mengalami ejakulasi sebelumnya.

Oleh sebab itu, meski sulit untuk dilakukan di tengah berhubungan intim, pria diharuskan untuk melatih mengendalikan dirinya.

Apakah ejakulasi di luar bisa melindungi pasangan dari infeksi menular seksual?

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Jarang Ejakulasi Sebabkan Kanker Prostat?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)