Kamis, 08 Jul 2021 21:00 WIB

Sstt.. Intip Alasan Libido Makin 'Liar' Jelang Menstruasi

Ardela Nabila - detikHealth
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed Foto: Getty Images/PeopleImages
Jakarta -

Saat memasuki masa menstruasi setiap bulannya, biasanya wanita akan mengalami sejumlah gejala yang membuat tidak nyaman, mulai dari kram, kembung, hingga kelelahan. Namun, biasanya wanita juga akan merasa lebih mudah 'horny' saat menstruasi.

Pasalnya, selama masa ovulasi, wanita akan mengalami peningkatan libido yang lebih tinggi dari biasanya.

Menurut dr Mary Jane Minkin, seorang profesor klinis serta ahli obstetri dan ginekologi di Yale University Medical School, peningkatan hormon testosteron akan terjadi sekitar dua minggu setelah wanita memasuki masa menstruasi.

Sementara itu, dikatakan oleh dr Adeeti Gupta, seorang obgyn dan pendiri Walk In GYN Care, siklus menstruasi sendiri terdiri dari peningkatan dan penurunan hormon estrogen, progesteron, testosteron, dan DHEA, yakni hormon yang berperan penting dalam gairah seks.

Dalam studi yang terbit di Hormones and Behavior tahun 2013, dikutip dari News24, peneliti menghitung kadar hormon pada dua kali siklus menstruasi dan menemukan bahwa para peserta yang menjadi sampel melaporkan sejumlah aktivitas seksual selama menstruasi.

Selain itu, studi tersebut juga menemukan bahwa perubahan kadar estrogen dan progesteron memiliki dampak yang serius terhadap libido. Sebab, estrogen yang menurun drastis di awal masa menstruasi akan kembali meningkat pada hari kedua atau ketiga, sehingga libido terasa meledak-ledak.

Adapun hormon progesteron yang akan berada pada titik terendahnya yang menyebabkan wanita sering merasa lebih mudah terangsang atau 'horny'.

Meski wanita akan lebih mudah terangsang saat haid, dr Minkin menegaskan bahwa perubahan hormon ini tidak akan memengaruhi siklus menstruasi.

Di sisi lain, ada juga wanita yang justru tidak mengalami gejala mudah 'horny' ini. Apabila kamu salah satunya, maka bukan berarti kamu memiliki masalah kesehatan tertentu, sehingga tidak perlu merasa cemas.

"Wanita mungkin lebih suka bercinta saat menstruasi atau justru sebaliknya, tergantung kondisi fisiknya. Bagi sebagian wanita, saat menstruasi dan kram, seks merupakan hal terakhir yang mereka inginkan. Sementara yang lainnya menginginkan aktivitas seksual untuk meredakan kram," kata dr Nan Wise, seorang ahli saraf kognitif dan terapis seks bersertifikat.



Simak Video "EMA: Vaksin Corona Tidak Ganggu Siklus Menstruasi Wanita"
[Gambas:Video 20detik]
(Ardela Nabila/naf)