Minggu, 10 Okt 2021 19:33 WIB

Sperma Netes Terus Meski Tidak Terangsang, Normalkah? Ini Faktanya

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
ilustrasi sperma Normalkah sperma netes terus? (Foto: iStock)
Jakarta -

Sperma yang tetap merembes keluar sehabis sesi bercinta kerap bikin galau, normalkah atau memang ada masalah? Apakah hal tersebut dapat memengaruhi kehamilan?

Bagi pasangan yang ingin memiliki anak ini mungkin bisa menjadi kekhawatiran. Banyak yang bertanya apakah sperma yang keluar setelah berhubungan seks bisa memengaruhi peluang kehamilan.

Dikutip dari Parents, Minggu (10/10/2021), spesialis kandungan dari Beverly Hills dr Michele Hakakha menjelaskan, ternyata sangat normal jika sperma merembes setelah berhubungan seks dan hal tersebut tidak memengaruhi peluang pasangan untuk hamil.

"Sperma bocor setelah berhubungan seks adalah hal yang normal," kata dr Hakakha.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ejakulasi pria normal mengandung 39 hingga 928 juta sel sperma. Hanya dibutuhkan satu sperma untuk membuahi sel telur agar pembuahan terjadi.

Keluarnya sperma setelah berhubungan seks justru bisa menjadi tanda baik karena ini menunjukkan bahwa ada cukup sperma untuk pembuahan. Selain itu, tidak ada yang bisa dilakukan untuk mencegah sperma keluar atau bocor setelah berhubungan seks.

"Fakta bahwa air mani bocor setelahnya tidak mengurangi peluang Anda untuk hamil."

Kebocoran sperma atau kebocoran cairan pra-ejakulasi akibat gairah seksual merupakan hal yang umum dan normal serta biasanya tidak memerlukan pengobatan. Kendati demikian, ada pula kondisi di mana sperma bisa keluar tanpa rangsangan seksual.

Sperma juga bisa bocor tanpa rangsangan seksual. Apa penyebabnya?

Sperma bocor tanpa rangsangan seksual

Dikutip dari Healthline, ada juga kondisi yang dapat menyebabkan sperma bisa keluar dari ujung penis tanpa orang tersebut terangsang secara seksual. Penyebabnya berbagai macam mulai dari efek samping obat-obatan tertentu hingga cedera saraf.

Efek samping obat-obatan, seperti antidepresan, antimania atau obat untuk mengendalikan suasana hati dan beberapa perawatan hormon juga dapat menyebabkan kebocoran sperma.

Sementara itu, ketika terjadi cedera pada sistem saraf mungkin bisa memengaruhi perubahan ejakulasi yang menyebabkan kebocoran sperma. Hal-hal yang memengaruhi cedera pada saraf di antaranya usia lanjut, infeksi, dan cedera serta pembedahan pada sumsum tulang belakang atau selangkangan

Sperma bocor setelah buang air kecil
Sperma yang keluar setelah buang air kecil umumnya tidak berbahaya. Hal ini biasanya disebabkan adanya cairan sperma yang berada di uretra setelah melakukan ejakulasi.

Kondisi lainnya disebabkan oleh ejakulasi retrograde. Ini merupakan kondisi di mana sperma yang seharusnya keluar dari penis, malah masuk ke kandung kemih sehingga menyebabkan keluarnya sperma saat buang air kecil. Kondisi ini biasanya ditandai dengan urin menjadi keruh



Simak Video "Friends with Benefits, Teman tapi Mesra Versi Upgrade"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)