ADVERTISEMENT

Minggu, 05 Des 2021 16:55 WIB

Awas! Sering Nonton Konten Mesum Siskaeee Malah Bikin Pria Susah Ereksi

Vidya Pinandhita - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Dampak buruk menonton konten mesum seperti Siskaeee (Foto: Getty Images/iStockphoto/Soifer)
Jakarta -

Siskaeee baru-baru ini bikin geger gara-gara video bugil di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) buatannya tayang di OnlyFans, lalu beredar di Twitter. Di media sosial, nama Siskaeee sangat lekat konten porno. Namun, sudah tahu bahwa gemar menonton porno bisa mengganggu kehidupan seks hingga bikin sulit ereksi?

Kepala Italian Society of Andrology and Sexual Medicine menyebut, konsumsi pornografi berlebihan berpotensi memicu disfungsi seksual pria dengan menurunkan libido, hingga akhirnya menyebabkan ketidakmampuan ereksi. Ditegaskan, kondisi ini disebabkan masalah otak, bukan penis.

"Karena pornografi yang tersedia di internet, kami menemukan bahwa jenis disfungsi seks ini adalah entitas yang nyata," kata David B Samadi, ketua departemen urologi dan kepala bedah robotik di Lenox Hill Hospital New York, dikutip dari Everyday Health, Minggu (5/12/2021).

Lantas, kenapa sih gemar nonton konten porno bisa memicu gangguan ereksi? Berikut penjelasannya:

1. Menimbulkan harapan tidak realistis soal seks

Samadi menambahkan, pornografi menimbulkan harapan yang tidak realistis terkait toleransi seseorang terhadap seks. Ia menganalogikan 'konsumsi' porno dengan kebiasaan minum alkohol. Semakin sering meminum, semakin seseorang sulit merasa mabuk. Hal serupa dengan porno dan kehidupan seks.

"Anda membutuhkan lebih banyak dan lebih banyak stimulasi saat Anda membangun toleransi ini, kemudian muncul realitas Anda dengan seorang istri atau pasangan, dan Anda mungkin tidak dapat menunjukkannya (seperti di video porno)," katanya.

2. Bikin anjlok rasa percaya diri

Samadi menambahkan, gambar-gambar pada video porno pada dasarnya telah dimodifikasi. Walhasil, ukuran penis yang dipertontonkan pun bisa jadi sudah diperbesar.

Pada beberapa kasus, tontonan tersebut bikin pria hilang percaya diri lantaran penisnya 'berbeda' dari milik para pria di video porno. Yang ditakutkan, salah satu imbas dari hilangnya rasa percaya diri adalah sulit ereksi atau impotensi.

"Banyak gambar yang terlihat di film porno tidak realistis dan diperbesar. Tidak ada yang bisa bertahan berjam-jam," kata Samadi.



Simak Video "Di Balik Aksi Ekshibisionisme yang Dilakukan Siskaeee"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT