Rabu, 05 Jan 2022 20:37 WIB

7 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Merusak Mr P, Termasuk Naik Sepeda Asal-asalan

Atilah Tia Abelta - detikHealth
banana with open skin in the tossed state on a dark background Cedera Mr P (Foto: Getty Images/iStockphoto/Albert Yarullin)
Jakarta -

Bagi kaum pria, penis merupakan salah satu aset terpenting dalam hidup. Penis memiliki fungsi sebagai saluran untuk mengeluarkan urine dan juga sebagai organ reproduksi dengan mengeluarkan air mani.

Oleh karena itu, pria perlu menjaga kesehatan penis dengan baik agar terhindar dari risiko penyakit genital atau gangguan kesehatan lainnya.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa kebiasaan tertentu yang kerap dilakukan oleh pria dan justru malah berdampak buruk pada kerusakan penis. Hal inilah yang harus diwaspadai.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut kebiasaan buruk yang bisa merusak penis:

1. Sering begadang

Kebanyakan pria pasti sering melakukan kegiatan yang satu ini. Biasanya mereka begadang karena sedang bekerja lembur, menonton TV, atau bermain game.

Namun, ternyata kebiasaan begadang ini bisa berdampak buruk karena mengurangi jumlah hormon testosteron di dalam tubuh. Akibatnya, pria menjadi lebih rentan terkena masalah disfungsi ereksi.

2. Penis jarang dibersihkan

Menjaga kebersihan penis merupakan hal wajib yang perlu dilakukan semua pria. Sekilas terdengar sederhana, namun kadang ada saja kasus-kasus masalah kesehatan yang terjadi akibat seseorang tidak menjaga kebersihan penisnya.

Sebagai contoh seorang pria bernama Zach dalam program televisi The Sex Clinic dilaporkan mengalami keluhan penis sakit, bengkak, dan mengeluarkan bau tidak sedap. Setelah diselidiki ternyata penyebabnya adalah tumpukan smegma (kotoran yang terdiri dari sel kulit mati, minyak, kotoran, dan keringat) pada lapisan kulit penis.

Smegma diketahui lebih mudah terbentuk pada penis pria yang tak disunat. Smegma biasanya menumpuk di bagian kulup dan pada beberapa kasus bisa membuat kulit jadi menempel (fimosis).

3. Kurang latihan fisik

Latihan fisik memiliki beberapa manfaat yang bagus untuk kesehatan, dan salah satunya adalah untuk membantu menjaga penis Anda agar tetap sehat dan dalam kondisi yang baik.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Cedars Sinai Medical Center, pria yang sering melakukan aktivitas fisik memiliki risiko lebih rendah untuk menderita disfungsi ereksi.

4. Kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok memiliki risiko impotensi (disfungsi ereksi) pada pria. Hal ini terjadi akibat rokok yang dapat meningkatkan risiko penyumbatan darah penis sehingga ereksi menjadi sulit terjadi. Dengan demikian, merokok juga dapat memengaruhi kinerja selama hubungan seksual.

5. Mengonsumsi alkohol berlebihan

Terlalu banyak mengonsumsi alkohol juga dapat membahayakan penis. Alkohol dapat mengganggu produksi testosteron, menyebabkan rendahnya kadar testosteron dalam darah dan mengurangi turgiditas selama hubungan seksual.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), minum lebih dari 2 minuman alkohol dalam sehari dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi.

6. Melakukan mastrubasi dengan kasar

Masturbasi juga dapat meningkatkan risiko kerusakan penis. Menurut Lenox Hill Hospital, New York City, AS, masturbasi secara agresif dapat membuat penis menjadi tidak aktif dan kurang responsif saat waktunya berhubungan seks dengan pasangan.

Menurut para peneliti di rumah sakit tersebut, masturbasi yang salah atau kasar dapat merusak kulit penis yang sudah terlalu tipis dan berisiko mengalami iritasi maupun nyeri pada penis.

7. Bersepeda asal-asalan

Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang banyak digemari para pria, namun jika aktivitas ini dilakukan secara asal-asalan dapat meningkatkan risiko impotensi pada pria.

Saat bersepeda, sebagian besar berat badan pria akan ditumpu pada saraf pembuluh darah penis. Akibatnya, hal tersebut berpotensi sebabkan cedera pada bagian tersebut dan berakibat fatal yang membuat pria bisa alami disfungsi ereksi.



Simak Video "Vaginismus Bisa Jadi Pemicu 'Pasangan Gancet'"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)