Senin, 20 Jun 2022 05:30 WIB

Orgasme Beneran atau Pura-pura? dr Boyke Bongkar Ciri-ciri Pembedanya

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Dokter Boyke dr Boyke Dian Nugraha, SpOG bicara soal pura-pura orgasme (Foto: 20Detik)
Jakarta -

Meski tidak ada yang mau berpura-pura orgasme, faktanya hal itu banyak dilakukan. Ada ragam alasan untuk melakukannya, seperti ingin buru-buru mengakhiri sesi bercinta hingga ingin pasangannya bangga.

Lho kok bangga? Iya, beberapa orang merasa percaya dirinya runtuh jika menyadari pasangannya tidak terpuaskan di ranjang. Agar tidak drop, pasangan yang peka kerap merasa harus berpura-pura biar tidak bikin sedih.

Apapun alasannya, pakar seks dr Boyke Dian Nugraha, SpOG sangat tidak menyarankan. Menurutnya, yang sebaiknya dilakukan adalah mengkomunikasikan keinginan masing-masing sehingga bisa sama-sama orgasme tanpa harus pura-pura.

"Jadi jangan fake orgasm. Itu sama saja membohongi diri sendiri, apa enaknya," pesan dr Boyke, ditemui di tempat praktiknya baru-baru ini.

"Lebih baik dikomunikasikan bisa diperbaiki dicari titik rangsangnya yang benar," saran dr Boyke.

Menurutnya, ada beberapa ciri yang bisa dikenali ketika pasangan cuma pura-pura orgasme. Berikut di antaranya:

  • Nggak ada hisapan di vagina
  • Nggak ada getar-getaran tubuh
  • Suara-suaranya terkesan dibuat-buat

"Kalau orgasme kan jelas tandanya ada hisapan di vagina menguat, gemetaran di tubuh seperti kejang, denyut nadi naik, memerah," jelas dr Boyke.



Simak Video "Alasan Harus Berhenti Ikutan Fenomena FWB Menurut dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)