ADVERTISEMENT

Selasa, 21 Jun 2022 20:30 WIB

5 Alasan Sebaiknya Tak Cukur Rambut Miss V Sampai Gundul

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
peterseli dimasukin ke vagina Foto: iStock
Jakarta -

Beberapa wanita mungkin merasa tidak percaya diri dengan rambut yang tumbuh di sekitar area kewanitaannya. Oleh karena itu, sebagian wanita memilih mencukur habis rambut kemaluannya dengan tujuan memberikan kesan seksi pada area tersebut.

Treatment untuk menghilangkan rambut pada area vagina ada bermacam-macam, contohnya brazilian wax, bikini wax, shaving, hingga hair removal cream tersebar luas dan mudah untuk didapatkan. Namun, sama seperti rambut pada area lain, rambut pada area vagina juga mempunyai beberapa manfaat.

Dikutip dari Health Shots, berikut beberapa manfaat seputar rambut kemaluan wanita, seperti:

1. Rambut Kemaluan adalah Tanda Kedewasaan Seksual

Ketika seorang wanita mencapai masa awal pubertas, umumnya area vagina akan mulai ditumbuhi oleh rambut. Hal itu merupakan tanda bahwa ia telah mencapai kematangan seksual.

Dr Shivani Sabharwal yang merupakan seorang dokter kandungan dan ginekolog dari RS Apollo Spectra menjelaskan bahwa rambut kemaluan memiliki beberapa manfaat biologis dalam merawat area intim wanita.

"Rambut kemaluan memiliki manfaat secara biologis dan dapat merawat area intim wanita. Faktanya, kekurangan rambut kemaluan pada masa awal pubertas bisa menjadi indikasi mengenai masalah kesehatan," ujar Dr Sabharwal.

2. Menjadi Pelindung Vagina

Kulit pada area vagina lebih sensitif dibandingkan kulit pada area lain di tubuh seseorang. Rambut kemaluan berfungsi sebagai pelindung dari infeksi bakteri dan jamur serta mencegah vagina dari kontak langsung dengan partikel asing.

Rambut kemaluan memiliki kesamaan dengan bulu mata, yang berarti keduanya ada untuk melindungi organ sensitif dari partikel yang tidak diinginkan.

3. Membuat Vagina tetap Hangat

Rambut kemaluan juga berfungsi menjaga area vagina tetap hangat dan lembab. Jika area vagina tidak ditumbuhi rambut kemaluan, maka akan membuat kulit pada area tersebut menjadi kering.

4. Membantu Menyebarkan Feromon

Feromon adalah bau yang diproduksi oleh tubuh yang dapat menarik pasangan seksual. Beberapa orang memiliki aroma tubuh yang sangat kuat, dan beberapa lainnya tidak memiliki aroma yang begitu kuat.

Rambut kemaluan memiliki peran untuk memancarkan feromon tersebut.

"Rambut kemaluan berperan dalam menangkap dan memancarkan feromon dari alat kelamin ke udara dan berperan dalam daya tarik seksual," tutur Dr Sabharwal.

5. Membantu Mengurangi Gesekan

Rambut kemaluan juga memiliki peran dalam mengurangi gesekan selama berhubungan seksual. Ketika pasangan berhubungan seksual tanpa adanya bulu kemaluan, hal itu bisa menyebabkan iritasi kulit akibat gesekan yang ditimbulkan.

Tak hanya itu, rambut kemaluan juga berperan mengurangi gesekan antara vulva dan pakaian yang dikenakan, sehingga mengurangi risiko terjadinya iritasi kulit dan ruam.

(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT