ADVERTISEMENT

Minggu, 03 Jul 2022 05:49 WIB

7 Macam Cairan Keputihan, Masing-masing Ada Artinya Lho

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background Ilustrasi keputihan (Foto: iStock)
Jakarta -

Setiap wanita mungkin pernah mengalami keputihan, dan sebagian merasa tidak nyaman karena dapat meninggalkan tanda di celana dalam. Namun sebenarnya, apa fungsi keputihan tersebut?

Pada sebagian kasus, keputihan adalah hal yang normal. Stephanie Wyckoff, MD, seorang OB-GYN di Orange Coast Memorial Medical Center di Fountain Valley mengatakan bahwa tujuan keputihan adalah untuk menjaga vagina tetap sehat.

"Tujuan dari keputihan adalah untuk menjaga vagina tetap sehat dengan membersihkan, melembabkan, dan mencegah infeksi," ujar Dr Wyckoff.

Dikutip dari Seventeen, keputihan ternyata memiliki beberapa macam warna dan konsistensi. Hal itu juga dapat menjadi tanda kondisi kesehatan vagina seorang wanita.

1. Encer dan Bening

Dr Lakeisha Richardson, MD, mengatakan bahwa keputihan yang berwarna bening dengan konsistensi tipis adalah hal yang normal.

"Keputihan adalah segala jenis sekresi yang keluar dari area vagina," ujar Dr Lakeisha.

"Ketika seorang wanita memiliki keputihan yang jernih atau encer, itu adalah hal normal," sambungnya.

Hal yang normal jika keputihan yang dikeluarkan berwarna bening dengan konsistensi tipis atau mungkin sedikit lebih tebal. Selama tidak menimbulkan gejala aneh, seperti gatal dan bau tidak sedap, maka seorang wanita tidak perlu khawatir.

2. Melar

Sherry Ross, MD, yang merupakan seorang OB-GYN mengatakan bahwa keputihan yang liat dan melar adalah hal yang umum. Itu biasanya terjadi pada hari ke 14 dari satu siklus menstruasi seorang wanita.

"Itu terjadi biasanya sekitar hari ke 14 dari siklus seorang wanita, mungkin beberapa wanita melihatnya seperti konsistensi putih telur," ucapnya.

Biasanya itu adalah tanda ketika seorang wanita sedang berada dalam masa ovulasi. Keputihan dengan konsistensi seperti itu akan memudahkan sperma berenang ke leher rahim.

3. Lebih Kental dari Biasanya

Beberapa wanita mengalami keputihan dengan konsistensi yang lebih kental dari biasanya menjelang akhir dari siklus menstruasi. Ketika hal itu tidak disertai dengan gejala lain, seperti bau yang menyengat atau gatal, itu adalah hal yang normal.

4. Cokelat atau Berdarah

Jika seseorang baru selesai menstruasi, biasanya akan ada sisa darah yang keluar dari vaginanya. Jika hal itu tidak berlangsung lama, maka itu adalah hal yang normal.

Seorang wanita harus memeriksakan dirinya ke dokter apabila hal itu terjadi di pertengahan bulan, atau keputihan tersebut berlangsung lebih lama dari biasanya. Hal itu bisa jadi gejala dari salah satu masalah kesehatan, seperti infeksi vagina, kista ovarium, atau berasal dari suatu hal di dalam rahim.

5. Putih dan Menggumpal

Keputihan yang kental dan berwarna putih dengan tekstur seperti keju cottage merupakan gejala umum dari infeksi jamur. Infeksi tersebut terjadi ketika pertumbuhan jamur di vagina seseorang tidak seimbang.

Gejala lain yang mungkin menyertai keputihan tersebut adalah gatal pada vagina, infeksi pada labia, dan nyeri saat buang air kecil. Ketika hal tersebut terjadi, maka sangat disarankan untuk diperiksakan ke dokter.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Peringati Hari Cerebral Palsy, CT ARSA Foundation Gelar Kampanye Edukasi"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT