Mr P Gampang Loyo? Tak Boleh Disepelekan, Bisa Jadi Ini Biang Keroknya

ADVERTISEMENT

Mr P Gampang Loyo? Tak Boleh Disepelekan, Bisa Jadi Ini Biang Keroknya

Charina Elliani - detikHealth
Kamis, 19 Jan 2023 19:30 WIB
Intimate moment of two lovers in shower, sexual desire and passion, relationship. ilustrasi seks
Penis gampang loyo? Waspadai penyebabnya. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Motortion)
Jakarta -

Disfungsi ereksi atau disebut juga impotensi adalah kondisi penis tak bisa ereksi atau mempertahankan ereksi.

Permasalahan ereksi masih menjadi suatu hal yang tabu untuk dibicarakan. Kondisi ini seringkali menimbulkan rasa malu dan kurang percaya diri. Hal ini yang menyebabkan banyak pria terlambat menyadari gejala awal disfungsi ereksi.

Ereksi yang optimal memerlukan kondisi kesehatan yang optimal pula, baik secara fisik maupun mental. Disfungsi ereksi dipengaruhi oleh berbagai faktor meliputi pembuluh darah, saraf, hormon, hingga faktor psikologis.

Dikutip dari Cleveland Clinic, berikut adalah sejumlah faktor yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

1. Gangguan jantung

Gangguan jantung dapat menyebabkan tidak terpompanya darah secara optimal ke seluruh tubuh. Jika darah tak mengalir dengan cukup, ereksi juga tidak akan optimal.

Selain itu, kadar kolesterol yang tinggi dan hipertensi juga bisa meningkatkan potensi disfungsi ereksi.

2. Gangguan saraf

Selain masalah jantung, masalah di saraf juga dapat menjadi faktor. Gangguan pada saraf akan mempengaruhi kemampuan otak untuk mengirimkan impuls ke sistem reproduksi.

3. Kondisi psikologis

Kesehatan emosional juga sama pentingnya. Untuk dapat memperoleh ereksi secara optimal, tubuh juga harus dalam keadaan yang sehat secara psikologis. Stres, depresi, dan kecemasan dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi.



Di luar penanganan medis, berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu ereksi.

1. Olahraga rutin

Berdasarkan sejumlah riset terdahulu, olahraga dapat menjadi solusi yang efektif dalam membantu pria mendapatkan dan mempertahankan ereksi.

2. Istirahat cukup

Ketika dalam kondisi stres, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang dapat berdampak pada kesulitan ereksi. Walhasil, pastikan tubuh diberi jatah istirahat yang cukup agar risiko disfungsi ereksi bisa diminimalkan.

3. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi

Makanan bernutrisi seperti buah-buahan, sayur, dan makanan laut dapat membantu melancarkan aliran darah, termasuk ke area penis.

4. Gaya hidup sehat

Kurangilah kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Bila berlebihan, kedua hal tersebut dapat menghambat aliran darah yang turut berdampak pada sulitnya penis untuk ereksi.



Simak Video "Populasi Menurun dalam 60 Tahun, Generasi Muda China Enggan Berkeluarga"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT