Sabtu, 21 Apr 2018 09:06 WIB

True Story

Amputasi Kedua Kaki Karena Penyakit Tak Halangi Pria Ini Tetap Olahraga

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Keterbatasan fisik bukan jadi alasan berhenti beraktivitas. Seorang pria asal Alabama kehilangan kedua kakinya sejak kecil bahkan mampu terus berolahraga. Foto: instagram Keterbatasan fisik bukan jadi alasan berhenti beraktivitas. Seorang pria asal Alabama kehilangan kedua kakinya sejak kecil bahkan mampu terus berolahraga. Foto: instagram
Jakarta - Rowdy Burton (30) asal Alabama kadang sering lupa bahwa ia tak punya kedua kaki dan tetap melakukan berolahraga. Baginya, mengamputasi kedua kakinya sejak berumur 3 tahun tak pernah menghalangi kegiatannya.

Pria asal Alabama ini lahir dengan kondisi mengidap sindrom sacral agenesis, sebuah kondisi bawaan langka pada tulang belakang yang mempengaruhi cara kakinya tumbuh.

Ia memutuskan untuk mengamputasi kedua kakinya karena merasa jika membiarkannya tumbuh bisa jadi "beban" yang ia bawa ke mana-mana.


"Kakiku juga tidak bengkok, makanya akan susah juga kalaupun memakai kursi roda ataupun kruk," ungkap Rowdy, dikutip dari Fox News.

Sejak diamputasi Rowdy menggunakan kursi roda untuk bepergian ke mana-mana. Tapi lama-kelamaan ia mengandalkan tangannya untuk berjalan.

Rowdy menggunakan skateboardRowdy menggunakan skateboard Foto: instagram


Rowdy juga menceritakan bahwa ia sempat dibully oleh teman sekelasnya saat kecil. Akan tetapi seiring waktu hingga ia menginjak usia SMA, bully-an tersebut berhenti.

"Kadang aku juga pakai papan skate. Ada banyak momentum yang bisa kudapat. Aku menyukainya karena aku bisa lebih cepat. Soalnya aku tak bisa berlari kencang sehingga kayaknya keren bisa bergerak secepat itu (dengan papan skate)," katanya.



Tak hanya itu, merasa tak terbatasi dengan keadaannya Rowdy masih terus berolahraga. Ia bermain tenis menggunakan kursi roda bersama teman-temannya.

Salah seorang kawan bermain tenisnya, Christy Rue, menyebutkan bahwa pribadi Rowdy sangat menarik. "Aku ingat sebelum bertemu dengannya salah seorang temanku bilang Rowdy adalah orang yang banyak disukai. Dan ternyata memang benar," ungkapnya.

Rowdy menyebut bahwa ia benar-benar hanya ingin melakukan apa yang ia rasa tidak bisa ia lakukan.

Kaki Rowdy diamputasi saat berusia 3 tahunKaki Rowdy diamputasi saat berusia 3 tahun Foto: instagram


"Kecuali satu hal, dulu aku ingin sekali jadi astronot, sampai sekarang, masih ingin pergi ke luar angkasa sebelum aku mati tetapi mereka (NASA) sangat ketat kalau urusan kondisi fisik," kelakarnya.




(mrs/mrs)
News Feed