Jumat, 27 Jan 2017 08:38 WIB

Kisah Pria Cari Penyelamatnya Saat Kolaps di Ajang Half Marathon

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: FB
Florida - Saat mengikuti half marathon, pria ini tiba-tiba kolaps. Untung ada orang yang menolongnya. Setelah sehat kembali dia pun bertanya-tanya siapakah gerangan si 'Dewi Penyelamat' itu. Kisah pencarian pun dimulai.

Adalah Bill Amirault yang kolaps saat sedang mengikuti half marathon di Florida. Pria 44 tahun itu tiba-tiba mengalami serangan jantung dan ambruk.

Lalu datanglah seorang perempuan tak dikenal yang membantunya dengan memberikan cardiopulmonary resuscitation (CPR). Ada pula dua orang lainnya yang membantu hingga petugas medis tiba. Bill pun dilarikan ke Mount Sinai Medical Center di Miami.

Dikutip dari CNN, setelah kondisinya membaik, Bill kemudian mencari-cari si penyelamatnya. Ternyata orang-orang sekitarnya tidak ada yang tahu siapa yang telah membantu Bill. Akhirnya dia mencoba memposting video pencarian yang kemudian di-upload di Facebook-nya.

Dia berharap video itu menjadi viral dan kemudian mempertemukannya dengan sosok yang telah membantu menyelamatkan hidupnya, menjaga jantungnya tetap berdetak dengan baik sampai petugas medis tiba.

"Saya harap Anda bisa membantu saya menemukan seseorang ataupun orang-orang yang telah menyelamatkan hidup saya pada akhir pekan lalu," kata Bill di video yang mulai diposting pada 20 Januari 2017 lalu.

"Tanpa mereka dan staf medis yang luar biasa, saya tidak akan hidup sampai sekarang. Secara pribadi saya ingin berterimakasih pada mereka," tulis Bill menyertai video yang dipostingnya.

Berikut ini video yang diposting Bill:



Dalam video Bill juga menyinggung pentingnya kemampuan memberikan CPR. Karena CPR bisa membantu menyelamatkan seseorang.

1,5 Juta orang sudah melihat video tersebut dan orang-orang membantu membagikan video tersebut hingga lebih dari 30 ribu kali. Tak cuma itu lebih dari 1.700 komentar mampir ke kolom komentar. Hingga akhirnya Bill menemukan sang 'Dewi Penyelamat-nya' dalam waktu kurang dari 24 jam setelah memposting video itu.

Perempuan yang turut membantunya memberikan CPR adalah Amy Smythe (39). Rupanya Amy adalah seorang perawat. Selanjutnya mereka melakukan kontak melalui telepon dan bertemu. Mereka sangat bahagia karena berkesemoatan bertemu dan sama-sama mensyukuri setiap hal kecil dalam hidupnya.

Ternyata bukan cuma Bill yang mencari-cari Amy. Amy pun melakukan hal yang sama. Setelah Bill dibawa ke RS, dirinya terus kepikiran dan bertanya-tanya bagaimana kondisi Bill.

Amy mencoba mengecek semua pemberitaan media lokal pada hari itu. Dia menemukan event maraton yang digelar 15 Januari 2017 di bagian olahraga tapi sama sekali tidak menyebutkan adanya insiden yang menimpa Bill. Bahkan di situs penyelenggara maraton itu pun tidak ada informasi yang Amy cari.

Baca juga: Riset: Tak Perlu Napas Buatan Pakai Bibir, CPR Cukup dengan Menekan Dada

Amy sendiri merupakan peserta dalam event tersebut. "Mungkin sudah takdir kalau saya finish di awal," ujarnya.

Nah, kala itu, Bill ambruk tak jauh dari dirinya. Tak buang-buang waktu, Amy segera melakukan CPR. Kebetulan saat itu ada juga dua orang tak dikenal lainnya yang ternyata juga petugas medis profesional yang ikut membantu.

CPR dianggap vital karena dapat mencegah terjadinya kerusakan otak pada seseorang yang mengalami serangan jantung. Kerusakan yang dipicu menurunnya jumlah oksigen dalam otak itu biasanya bakal terjadi dalam kurun tiga menit, dan dalam 10 menit, yang bersangkutan bisa saja meregang nyawa.

"Jika Anda melakukan CPR, risiko kematiannya menurun 3-4 persen tiap menitnya. Sebaliknya, tanpa CPR, risiko itu akan langsung naik 10 persen dalam periode yang sama," kata dr Paul Middleton, pakar pengobatan darurat di Australia.

Dia menambahkan CPR sudah bisa efektif hanya dengan menekan dada saja, sehingga tak perlu diselingi dengan pemberian napas buatan. Kecuali untuk kasus-kasus tertentu, misalnya bila korbannya adalah bayi atau anak-anak dan orang tenggelam.

Baca juga: Bayi yang Sempat Berhenti Bernapas Ini Selamat Berkat Tindakan CPR

(vit/up)