Minggu, 17 Des 2017 19:16 WIB

Tujuh Tahun Meyakini Tak Berumur Panjang, Ternyata Salah Diagnosis

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Zhong Xiaowei nyaris kehilangan harapan saat dokter menyatakan dirinya positif mengidap HIV (Human Imunodeficiency Virus) pada 2008. Sejak saat itu, ia merasa tinggal menunggu ajalnya tiba.

Berasal dari latar belakang kehidupan yang keras, pria kelahiran 1963 ini sempat terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Sebelum menikah dengan pacarnya sesama mantan pecandu, ia menjalani tes kesehatan.

Pemeriksaan di Chengdu menyatakan Zhong positif terinfeksi HIV. Hasil itu terkonfirmasi lagi dengan hasil pemeriksaan di Sichuan.

Menyadari dirinya sebagai mantan pecandu termasuk kelompok berisiko, Zhong menerima hasil tersebut tanpa ragu. Namun pandangan negatif dari lingkungan membuatnya terpuruk, dan makin percaya bahwa dirinya tinggal menunggu ajal tiba.

Keputusasaan itu juga yang membuat Zhong menolak pengobatan dengan harapan bisa mempercepat kematiannya. Ia tidak terpikir untuk bunuh diri sebab bagaimanapun ia takut menghadapi maut, sampai-sampai tidak berani tidur di ranjangnya sendiri.

Baca juga: Pentingnya Skrining untuk Cegah Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah

Hingga akhirnya pada 2015, Zhong menjalani pemeriksaan tahunan di distrik Jinniu. Sembari menunggu, ia membaca-baca brosur tentang HIV dan menyadari bahwa dirinya tidak mengalami gejala yang biasa ditemukan pada pasien HIV.

Penasaran dengan apa yang baru dibacanya, Zhong mendatangi Huaxi Hospital di Sichuan University untuk tes darah. Hasilnya, dirinya negatif alias tidak menunjukkan tanda-tanda terinfeksi HIV. Bulan berikutnya, hasil tes tersebut terkonfirmasi lagi dengan hasil tes di distrik Jinniu.

Temuan ini tentu saja mengejutkan, karena tidak mungkin seseorang yang pernah terdiagnosis positif HIV tiba-tiba menjadi negatif. Satu-satunya kemungkinan, seperti dikutip dari shanghaiist, adalah sampel darahnya tertukar dalam pemeriksaan pada 2008 silam.

Baca juga: Semangat Hidup Orang Ini Buktikan HIV-AIDS Bukan Akhir Segalanya

(up/up)