Minggu, 04 Nov 2018 15:35 WIB

Cerita Penyemir Sepatu 30 Tahun Kumpulkan Uang untuk Anak-anak Sakit

Firdaus Anwar - detikHealth
Albert Lexie menghabiskan hidupnya membantu anak-anak sakit sebagai penyemir sepatu. (Foto: CNN) Albert Lexie menghabiskan hidupnya membantu anak-anak sakit sebagai penyemir sepatu. (Foto: CNN)
Jakarta - Kisah Albert Lexia dari Pennsylvania, Amerika Serikat, menggerakkan hati banyak orang. Ia menghabiskan 30 tahun hidupnya sebagai penyemir sepatu, mengumpulkan uang demi membantu pengobatan anak-anak sakit hingga ajal menjemput.

Dua kali dalam seminggu Albert punya rutinitas jam enam pagi berangkat dari rumahnya ke Rumah Sakit Anak UPMC yang memakan waktu dua jam perjalanan naik bus.



Di rumah sakit Albert menyemir sepatu orang-orang dengan tarif tiga dolar atau setara Rp 45 ribu. Dalam setahun Albert bisa menghasilkan uang sampai sekitar Rp 150 juta dan ia mendonasikan semuanya ke yayasan Free Care Fund.

Yayasan tersebut lalu dengan uang donasi membantu anak-anak yang tidak mampu menjalani pengobatan. Total Albert sudah mendonasikan uang lebih dari Rp 3 miliar.

Direktur RS Anak UPMC Chris Gessner menyebut Albert sebagai sosok dermawan sejati. Chris ingat bertemu Albert 18 tahun yang lalu saat sedang mengadakan pertemuan di ruangan yang pesertanya datang tanpa alas kaki.

"Saya perhatikan orang-orang datang tanpa alas kaki. Saya tanya kenapa, mereka bilang 'ini kerjaan Albert. Dia menunggu di luar menyemir sepatu,'" ujar Chris seperti dikutip dari CNN, Minggu (4/11/2018).

"Dia adalah sosok spesial yang diharapkan oleh orang-orang dunia ini," kata Chris.

Albert sendiri beberapa kali pernah meraih penghargaan nasional atas dedikasinya. Ia diberi hak spesial gratis memakai bus seumur hidup.
(fds/up)
News Feed