Minggu, 16 Jun 2019 17:54 WIB

True Story

Walau Terinfeksi Ebola, Perawat Ini Berhasil Lahirkan Anak Kembar

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi bayi kembar. Foto: ilustrasi/thinkstock Ilustrasi bayi kembar. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Seorang perawat asal Skotlandia yang terinfeksi virus Ebola dilaporkan berhasil melahirkan bayi kembarnya. Kedua bayi yang sama-sama berjenis kelamin laki-laki tersebut terlahir sehat di Glasgow pada 11 Juni lalu.

Pauline Cafferkey (43) terdiagnosis Ebola pada tahun 2014 lalu. Saat itu terjadi wabah yang menewaskan hingga puluhan ribu jiwa di Afrika barat dan Pauline sedang bekerja pada sebuah yayasan di Sierra Leone.


Ia tak menyadari bahwa ia tertular penyakit tersebut hingga kembali ke Britania Raya dan jatuh sakit. Usai terdiagnosis Ebola, Pauline menghabiskan berminggu-minggu lamanya terisolasi hingga akhirnya dinyatakan bersih.

"Hal ini menunjukkan bahwa masih ada kehidupan setelah (terdiagnosis Ebola) dan masih ada masa depan bagi mereka yang terinfeksi penyakit ini. Sang ibu dan kedua bayinya sehat wal'afiat," kata juru bicara National Health Security (NHS) Glasgow dan Clyde, dikutip dari CNN.

Pauline sempat mengalami penurunan kondisi dan berada dalam kondisi kritis. Namun kini ia berbahagia bersama kedua anak lelakinya yang sehat.

Wabah Ebola terbaru terjadi di Republik Kongo, yang kini dilaporkan telah menyebar ke Uganda. Seorang nenek dan cucunya menjadi korban Ebola pertama di negara tersebut.




(frp/ask)
News Feed