Kamis, 08 Agu 2019 12:11 WIB

Usai Digigit Nyamuk, Pramugari Thailand Meninggal karena Gagal Organ

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi nyamuk. Foto: Thinkstock Ilustrasi nyamuk. Foto: Thinkstock
Jakarta - Gigitan nyamuk memang dapat sangat berbahaya bagi tubuh. Hal itu pula yang menyebabkan pramugari Thailand mengalami kegagalan organ dan kemudian meninggal dunia.

Menurut laporan yang dikutip dari orientaldaily.com.my, pramugari bernama Apitchaya Jareondee (25) itu mengalami demam tinggi dan sakit kepala parah setelah tergigit nyamuk minggu lalu. Keluarganya pun segera melarikannya ke rumah sakit dan dokter mendiagnosisnya terinfeksi demam dengue.

Sayangnya, sakit demam dengue itu menyebabkan kondisi yang semakin serius, seperti perdarahan internal, syok, dan berbagai kegagalan organ. Hanya berselang tiga hari, nyawa Apitchaya tak bisa tertolong.



Kematiannya yang mendadak menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya, terutama sang kekasih.

"Selamanya kehilangan separuh hidupku, tetapi masih ada banyak kata yang belum diceritakan kepadamu. Aku hanya dapat bertemu dalam mimpi denganmu di masa depan," tulisnya di media sosial.

Demam dengue adalah salah satu penyakit infeksi akut yang ditularkan oleh nyamuk. Penyakit ini biasa terjadi di daerah tropis dan subtropis, seperti negara-negara Asia Tenggara.

Gejalanya meliputi, nyeri tulang, demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri otot dan persendian, mual, muntah, pembengkakan kelenjar getah bening, dan ruam. Komplikasi yang disebabkan oleh demam berdarah parah meliputi kegagalan organ dan kematian.



Simak Video "Dear Bunda, Begini Cara Tepat Menangani Anak saat Demam"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)