Ironi Pemuda Nekat Amputasi Kakinya demi Kuliah Kedokteran Jalur Disabilitas

Ironi Pemuda Nekat Amputasi Kakinya demi Kuliah Kedokteran Jalur Disabilitas

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Selasa, 27 Jan 2026 11:12 WIB
Ironi Pemuda Nekat Amputasi Kakinya demi Kuliah Kedokteran Jalur Disabilitas
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/Pornpak Khunatorn)
Jakarta -

Sebuah ironi besar ketika seseorang yang bercita-cita menyembuhkan nyawa manusia justru harus mengawali langkahnya dengan merusak anggota tubuhnya sendiri demi masuk kuluah kedokteran.

Seorang pemuda berusia 24 tahun di distrik Jaunpur, Uttar Pradesh, India, melakukan aksi nekat yang mengerikan. Ia diduga sengaja memotong kakinya sendiri demi mendapatkan status disabilitas agar bisa lolos seleksi masuk perguruan tinggi kedokteran melalui jalur kuota khusus.

Diberitakan Indian Express, pemuda bernama Suraj Bhaskar tersebut merupakan peserta NEET (National Entrance Eligibility Test), ujian masuk kedokteran yang sangat kompetitif di India. Kepolisian setempat mengungkap bahwa Suraj telah gagal dalam ujian tersebut sebanyak dua kali sebelum akhirnya mengambil langkah ekstrem ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya, kasus ini dilaporkan sebagai aksi kriminal. Kakak laki-laki Suraj, Akash Bhaskar, melapor ke polisi bahwa adiknya diserang oleh orang tak dikenal pada malam hari hingga pingsan dan kaki kirinya terputus. Berdasarkan laporan tersebut, polisi sempat membuka penyelidikan atas percobaan pembunuhan.

Namun, kecurigaan polisi muncul setelah menemukan banyak kejanggalan di lokasi kejadian. Petugas tidak menemukan bukti adanya paksaan masuk ke dalam rumah.

ADVERTISEMENT

Selain itu, meski kaki Suraj terputus, polisi tidak menemukan banyak bercak darah di lokasi yang dilaporkan, yang seharusnya terjadi secara alami pada luka separah itu.

Terungkap Lewat Penemuan Alat Bius

Kecurigaan polisi semakin kuat setelah menemukan suntikan berisi obat bius (anaesthetic drug) di sekitar lokasi. Setelah diselidiki lebih lanjut melalui analisis teknis dan keterangan saksi, termasuk kekasih Suraj, fakta mengejutkan pun terungkap.

Suraj diketahui pernah mencoba mendapatkan sertifikat disabilitas secara legal di Universitas Banaras Hindu (BHU) pada Oktober lalu karena ia memiliki cacat kecil pada tangannya. Namun, permintaan tersebut ditolak karena tingkat disabilitasnya berada di bawah ambang batas yang disyaratkan untuk mendapatkan kuota khusus.

Diduga karena putus asa, Suraj akhirnya memutuskan untuk membuat dirinya menjadi penyandang disabilitas secara permanen. Ia menggunakan mesin gerinda di sebuah rumah yang sedang dibangun untuk memotong kakinya sendiri setelah sebelumnya membius dirinya agar tidak merasakan sakit.

"Dia mencoba mendapatkan dokumen disabilitas tetapi gagal. Kecewa dengan hal itu, dia memutuskan untuk memotong kakinya sendiri menggunakan mesin," ungkap petugas kepolisian, Goldie Gupta.

Saat ini, Suraj tengah menjalani perawatan di rumah sakit swasta dan dinyatakan dalam kondisi stabil. Kasus ini menjadi sorotan tajam di India mengenai besarnya tekanan beban studi dan obsesi berlebihan untuk masuk ke fakultas kedokteran yang dapat memicu gangguan perilaku ekstrem.

Halaman 2 dari 2
(kna/kna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads