Rabu, 26 Agu 2015 15:05 WIB

Ulasan Khas Kaki Sehat

Butuh Trik Hilangkan Bau Kaki? Begini Aturan Pakai Sepatunya

Radian Nyi Sukmasari, Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Topik Hangat Ulasan Khas Kaki Sehat
Jakarta - Kulit kaki yang berkeringat saat memakai sepatu tentu akan menimbulkan bau yang tak sedap bila terlalu lama dipakai. Tetapi baunya sendiri kadang susah hilang, meski kaki sudah dikeringkan.

"Jangan pakai kaus kaki lama-lama dan jangan pakai sepatu lama-lama," saran dr Laksmi Duarsa, SpKK, dari D&I Skin Centre Bali kepada detikHealth, dan ditulis Rabu (26/8/2015) tentang cara mencegah bau kaki.

Yang paling penting perhatikan agar kaki sering dalam keadaan kering dan tidak lembab, karena ini juga mencegah bau kakinya 'mulek' atau berputar-putar di satu tempat.

Berbeda dengan pendapat dr Laksmi, dr Eddy Karta, SpKK dari RS Cipto Mangunkusumo mengatakan akar permasalahan dari bau kaki itu sendiri yang harus dituntaskan, yaitu mengurangi jumlah keringat berlebih. Caranya bisa dengan memakai deodoran atau bedak khusus untuk kaki.

"Gunakan juga kaus kaki yang menyerap keringat, dan bila sudah basah, ganti. Sepatunya juga gunakan dari bahan yang memudahkan sirkulasi udara," paparnya.

Baca juga: Ilmuwan Buktikan Kaus Kaki Antibakteri Tak Manjur Usir Bau Tak Sedap

Alas kaki yang memudahkan kulit 'bernapas' konon memang lebih sehat dan ampuh mencegah bau kaki. Namun bagaimana dengan mereka yang harus bekerja memakai alas kaki khusus yang sangat tertutup seperti petugas kebersihan dan pekerja konstruksi yang diwajibkan memakai sepatu boots?

"Ketika sedang beristirahat, istirahatkan kaki dengan melepas sepatu bootsnya, dan apabila dirasa berkeringat secara berkala, baiknya dibersihkan dengan handuk kering," ujar dr Sari Chairunnisa, SpKK, dari Bamed Skin Care dalam kesempatan terpisah.

Lebih spesifik, dr Eddy menawarkan bedak khusus antiseptic untuk mereka yang harus memakai alas kaki khusus tertutup dalam jangka waktu lama. Bedak ini dipakai di kaki sebelum memakai sepatu untuk menghambat pertumbuhan bakteri, termasuk mencegah kelembaban.

Alternatifnya adalah deodoran untuk telapak kaki agar tidak terlalu berkeringat. "Bila sudah cukup lama memakai sesuatu, kemudian usahakan secara berkala merendam kaki di air garam selama 10-20 menit untuk membantu mengurangi jumlah bakteri," imbuh dokter yang juga berpraktik di EDMO Clinic tersebut.

Lebih lanjut dr Laksmi mengingatkan kaki yang sering bau bisa jadi penanda bila orang yang bersangkutan rentan terserang infeksi jamur atau sejenisnya. "Iya makanya kaki yang basah karena hiperhidrosis atau karena pakai kaus kaki dan sepatu itu harus dihindari," pesannya.

Baca juga: Hii, Kaki Bau? Bisa Jadi karena Kuku Panjang dan Berjamur

(lll/up)
Topik Hangat Ulasan Khas Kaki Sehat
News Feed
CNN ID World Now
×
World Now
World Now Selengkapnya