Rabu, 19 Nov 2014 15:01 WIB

Kontroversi Rokok Elektrik

Belum Ada Standar, Harga Jadi Patokan Vaper Menilai Kualitas Rokok Elektrik

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock) Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta -

Dalam beberapa kasus di luar negeri, rokok elektrik memicu cedera serius karena meledak saat digunakan. Sebagian besar terjadi karena malfungsi alat, baik karena suku cadang yang tidak standar maupun kualitas produk yang buruk.

Di Indonesia, rokok elektrik dan suku cadangnya dapat dengan mudah dibeli secara online. Dengan tren yang semakin berkembang, penggemar rokok elektrik alias vaper bahkan bisa merakit sendiri rokok elektriknya dari berbagai komponen yang dibeli terpisah.

Hal ini menjadi masalah tersendiri karena di Indonesia, alat-alat tersebut belum terdaftar dalam Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Karena tidak terawasi, maka standar kualitas tiap barang juga beragam sehingga berpotensi menimbulkan bahaya saat terjadi ketidakcocokan.

Yos (30), seorang pengguna rokok elektrik yang juga disebut vaper mengatakan kejadian rokok meledak atau menjadi terlalu panas biasanya terjadi jika baterai dirakit tidak sesuai dengan alat pemanasnya. Hal tersebut seringkali dipicu karena kelalaian pemakainya, bukan kesalahan alat seperti dikatakan Yos.

"Itu sih bukan alatnya yang jelek tapi karena pemakainya saja yang ngeyel. Karena tiap alat itu kan ada ketentuan pemakaiannya, kalau pemakaiannya bagus enggak diotak-atik ya aman," ujar Yos yang juga menjual rokok elektrik di daerah Jakarta Pusat saat dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (19/11/2014).

Lalu bagaimana caranya memilih suku cadang rokok elektronik yang aman dan berkualitas? Vaper lain dari daerah Jakarta Selatan, Ricky (30), bukan nama sebenarnya, mengatakan sebaiknya seseorang yang ingin merakit rokok elektronik memilih merk yang terkenal dan bergaransi.

"Cari pabrik yang benar-benar sudah terkenal, ada warranty dari pabriknya. Sebaiknya Indonesia juga sudah harus bikin importir terdaftar," ujar Ricky saat dihubungi terpisah.

Cara lainnya untuk memilih suku cadang berkualitas lebih sederhana lagi. Cukup cek harga dari suku cadang tersebut dan semakin mahal harganya kualitasnya juga pasti lebih baik seperti dikatakan Yos.

"Paling kita tahu kualitas bagus dari harga, kalau yang mahal pasti bagus punya," tutup Yos.

(up/vit)