Rabu, 01 Apr 2015 11:03 WIB

Pakaian Dalam Sehat

Terlalu Lama Pakai Pakaian Dalam Ketat Demi Tubuh Langsing, Ini Bahayanya

Firli Isnaeni - detikHealth
ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Beberapa pakaian dalam khusus diklaim dapat memperbaiki bentuk tubuh agar tampak lebih seksi, ada pula yang mengklaim dapat membakar lemak berlebih pada kulit. Tak heran penggunanya pun rela 'berpanas-panas' ria menggunakannya sepanjang hari.

Padahal kebiasaan seperti ini justru dianggap tak sehat oleh beberapa dokter spesialis kulit, salah satunya dr Abraham Arimuko SpKK dari RSPAD Gatot Soebroto. Saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (1/4/2015), ia menjelaskan bahwa kebiasaan ini justru tak aman.

"Karena pemakaian ketat, kulit jadi sulit bernapas, berkeringat dan malah jadi mudah terkena jamur. Kalau terlalu ketat bisa juga jadi iritasi. Menempel terlalu lama bisa jadi alergi," ungkap dr Abraham.

Baca juga: Awas, Pakaian Dalam 'Isi' Kafein untuk Penurun Berat Badan Ini Hoax

Pendapat serupa juga disampaikan oleh dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, dari D&I Skin Centre Bali. Ia bahkan menyebutkan bahwa secara ilmiah belum ada hal yang bisa membuktikan bagaimana efek dari penggunaan pakaian dalam ketat tersebut. "Malah kadang kecil efeknya," imbuhnya.

Meskipun tak membahayakan sampai pada sistem saraf tubuh, namun penggunaan pakaian dalam ketat maupun korset terlalu lama diyakini dapat membuat proses penguapan kulit terganggu dan akibatnya kulit pun menjadi lembab.

Jika memang pakaian dalam seperti ini membuat Anda nyaman, baik dr Abraham maupun dr Nyoman berpesan sebaiknya tidak digunakan dalam jangka waktu yang terlalu lama alias seharian penuh. Sebelum menggunakannya, ada baiknya juga dilapisi terlebih dahulu dengan kain katun.

Baca juga: Wanita Suka Pakai Celana Ketat? Hati-hati Ini Bahayanya



(ajg/vta)