Rabu, 07 Okt 2015 13:05 WIB

Waspada Adiksi Internet

Antara Adiksi Internet dan Adiksi Narkoba Lebih Berbahaya Mana?

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: Allan Ajifo/Wikimedia Commons Foto: Allan Ajifo/Wikimedia Commons
Jakarta - Ada studi yang melihat bahwa penggunaan internet secara kompulsif dapat memicu perubahan pada struktur otak yang bertanggung jawab pada pengelolaan rasa senang. Perubahan tersebut dilaporkan mirip seperti pada pencandu narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (narkoba).

Lalu apakah ini artinya kecanduan internet sama berbahayanya dengan kecanduan narkoba?

Baca juga: Penggunaan Media Sosial yang Seperti Ini Sudah Termasuk Kecanduan

Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) dr Leonardi A. Goenawan, SpKJ, menanggapi hal ini dan mengatakan bahwa memang adiksi internet memiliki potensi gangguan yang nyata seperti kecanduan narkoba. Meski demikian kasus kecanduan internet sayangnya belum bisa dianggap sebagai penyakit resmi gangguan mental.

"Melihat beberapa survey dan penelitian, kita perlu menyikapi fenomena ini dengan lebih serius," kata dr Leonardi kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (7/10/2015).

dr Leonardi mengatakan hingga sekarang detail pengaruh kecanduan internet pada otak ini sayangnya belum bisa dideskripsikan dengan jelas pada susunan syaraf apa saja. Hanya gejala kecanduan yang jadi patokan bagaimana hidup seseorang bisa terganggu karena internet.

"IAD (Internet Addiction Disorder -red) jelas menimbulkan gangguan yang bermakna pada fungsionalitas, produktivitas, dan kualitas hidup penderitanya," tutup dr Leonardi.

Baca juga: Gemar Judi Online, Tergolong Kecanduan Internet atau Tidak? (fds/up)
News Feed