Rabu, 21 Okt 2015 12:07 WIB

Merawat Gigi Palsu

Banyak Pilihan, Gigi Palsu Ada yang Permanen Maupun Bisa Dicopot

Martha HD - detikHealth
Foto: thinkstock
Topik Hangat Merawat Gigi Palsu
Jakarta - Berdasarkan teknik pemasangannya, gigi palsu ada yang bersifat permanen dan ada yang sewaktu-waktu bisa dilepas-pasang sendiri. Biar tak salah pilih, kenali kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Gigi palsu yang bersifat permanen biasanya beruwujud implan titanium yang ditanam di tulang rahang. Bagian yang muncul di permukaan dilapisi mahkota sehingga mirip dengan gigi asli. Kelebihan utamanya adalah mudah dalam hal perawatan.

"Kekurangnya sih cuma satu, yakni di biaya karena harganya yang cukup mahal. Namun cara implan merupakan cara paling aman," kata drg William Tanzil, Sp Pros, dari Hendra Hidayat Dental Center (HHDC) kepada detikHealth, seperti ditulis Rabu (21/10/2015).

Baca juga: Pemakai Gigi Palsu Bukan Cuma Lansia, Umur 9 Tahun Juga Ada 

Selain implan, gigi palsu tempelan atau bridge juga tidak perlu sering-sering dilepas. Namun kerugiannya, gigi palsu yang dipasang dengan sistem bridge akan menempel pada gigi asli di sekitarnya. Jika gigi palsu bermasalah, gigi di sekitarnya akan terpengaruh.

Sedangkan jika menghendaki gigi palsu yang bisa dilepas-pasang kapan saja, harganya relatif lebih murah. Kerugiannya adalah keberadaan plat yang kadang-kadang dirasa mengganggu. Faktor kebiasaan bisa meminimalkan gangguan tersebut.

"Kondisinya sendiri harus dilihat dari mulut, gusi, tulang dan yang lain untuk membertimbangkan jenis yang akan dipakai," kata drg William.

Baca juga: Alasan Memakai Gigi Palsu, Paling Banyak karena Keropos  (up/vit)
Topik Hangat Merawat Gigi Palsu