Rabu, 02 Des 2015 08:08 WIB

Serba-serbi Haid Berkepanjangan

Menstruasi Berkepanjangan yang Bikin Khawatir

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: Getty Images
Jakarta - Menstruasi atau haid dalam rentang waktu yang panjang terkadang memang mengkhawatirkan. Apalagi jika berkepanjangannya sangat ekstrem, misalnya menstruasi selama dua minggu dan bahkan lebih.

"Haid berkepanjangan disebut sebagai menoragia. Penyebabnya beraneka macam. Namun pertamanya harus dipastikan perempuan tersebut hamil atau tidak," tutur dr Eric Kasmara, SpOG dari Rumah Sakit Pondok Indah Puri Indah, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (2/12/2015).

Siklus haid sendiri bisa berlangsung antara 21-35 hari. Namun rata-rata perempuan memiliki siklus haid 25-30 hari. Jika siklusnya lebih dari 35 hari, sehingga dalam setahun terjadi kurang dari 12 kali menstruasi maka disebut oligomenorea.

Sedangkan jika siklusnya sangat pendek sehingga terjadi lebih dari 12 kali menstruasi dalam setahun disebut sebagai polimenorea.

Baca juga: Nggak Hamil Tapi Haid Datang Terlambat? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya 

Selain itu ada juga perempuan yang tidak rutin menstruasi setiap bulan, yang mana kondisi itu disebut sebagai amenorea. Mereka yang tidak mengalami menstruasi tiga kali berturut-turut termasuk dalam kategori amenorea sekunder. Sedangkan perempuan di atas 16 tahun yang belum mendapatkan menstruasi, kondisi ini disebut sebagai amenorea primer.

dr Eric menjelaskan jumlah darah yang keluar pada saat haid sekitar 20-60 cc atau ditandai dengan bergantinya pembalut dalam sehari antara 2 hingga 4 kali. "Tapi harus dipastikan saat ganti pembalut itu, pembalutnya memang sudah penuh. Karena ada orang yang risih, sehingga tiap kali buang air kecil dia berganti pembalut," sambungnya.

Jika aliran darah yang keluar berlebihan, katakanlah lebih dari 60 cc atau bahkan 80 cc, maka yang terjadi adalah perdarahan berat. Ini termasuk menoragia.

Lalu apa penyebab menstruasi berkepanjangan? Apakah ini terjadi tiba-tiba dan apakah kondisi ini selalu menjadi pertanda kondisi kesehatan yang serius? Semua akan terjawab dalam ulasan khas detikHealth kali ini tentang serba-serbi menstruasi berkepanjangan. Jangan lewatkan ya.

Baca juga: Mengatasi Nyeri Punggung Saat Menstruasi (vit/up)