
-
Rabu 23/05/2012 11:16 WIB
Ukuran Favorit yang Paling Disukai Pelanggan Mak Erot -
Rabu 23/05/2012 11:47 WIB
On Clinic Berusaha Mengajak Pria ke 'Jalan yang Benar' -
Rabu 23/05/2012 10:46 WIB
Tradisional dan Tak Masuk Akal, Tapi Mak Erot Tetap Disuka -
Rabu 23/05/2012 12:00 WIB
Berapa Lama Anak Boleh Menonton Televisi? -
Rabu 23/05/2012 11:06 WIB
Ingin Meratakan Gigi yang Maju - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 2,796.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Bokong, Paha dan Pinggul Besar Bikin Lebih Sehat
- Trik Agar Diet Berjalan Sukses
- Cara Mudah Berdiet dengan Kapsul Cabai dan Paprika
- Aroma Pemicu Rasa Kenyang Berhasil Diciptakan
- Alkoholik
- Bintik-bintik Hitam
- Anorgasmia
Info Penyakit :
- Aspirin
- Amiloride
- Alteplase (rt-PA)
Info Obat :
Diet Vegetarian Tak Selamanya Bikin Sehat
Nurul Ulfah - detikHealth
(Foto: detikcom)
Seperti yang dialami penyanyi Glen Fredly yang mengaku mengalami masalah pencernaan akibat diet vegetarian. Gara-gara bobot tubuhnya yang turun drastis, penyanyi berdarah Ambon ini sempat diisukan menderita penyakit berbahaya.
"Jujur, memang saya sempat kronis karena masalah pencernaan, lantaran saya sempat vegetarian. Hal itu membuat saya jatuh dan drop karena energi yang dikeluarkan tidak sesuai dengan apa yang saya peroleh," kata Glen dalam 'Peluncuran Album dan Konser Lovevolution'.
Vegetarian adalah orang yang tidak mengonsumsi daging. Seperti dikutip dari Betterhealth, Senin (18/1/2010), vegetarian terdiri dari tiga tipe, yaitu Lacto-ovo vegetarians, yakni orang yang menghindari makan daging tapi makan produk hasil atau turunannya seperti telur atau susu.
Tipe kedua adalah Lacto-vegetarians, yaitu orang yang menghindari daging dan telur tapi tidak produk-produk susu atau mentega. Tipe terakhir adalah Vegans, yaitu seseorang yang benar-benar hanya mengonsumsi makanan yang berasal dari tanaman dan sama sekali tidak makan daging atau produk turunannya.
Manfaat menjadi seorang vegetarian sudah banyak dibuktikan dalam beberapa studi, diantaranya bisa mengurangi risiko obesitas, penyakit jantung, hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes dan beberapa tipe kanker.
Bahkan menurut Walter Breuning, orang tertua di dunia, rahasia umur panjangnya yang kini mencapai lebih dari 113 tahun adalah banyak mengonsumsi sayur dan buah.
Namun diet vegetarian tak selamanya sehat karena bisa menimbulkan risiko kekurangan mineral dan vitamin dari protein.
"Yang lebih banyak dibatasi dalam diet vegetarian adalah protein, vitamin dan mineral yang berasal dari produk-produk hewani. Untuk itu, asupan itu harus diperhatikan agar tubuh tidak kekurangan zat tersebut," ujar Dr dr Saptawati Bardosono, ahli gizi FKUI saat dihubungi detikhealth, Senin (18/1/2010).
Menurut dokter yang juga Sekjen Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), seringkali terjadi kekurangan protein, zat besi, zink, kalsium dan zat lainnya yang banyak didapat dari daging, telur atau susu yang akhirnya menyebabkan daya tahan tubuh seseorang menurun.
"Untuk itu, pemilihan produk nabati harus sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi semua kebutuhan zat gizi, yaitu tetap dengan asupan seimbang untuk sumber kalori dari karbohidrat (makanan pokok), lemak (minyak nabati) dan dari protein (lauk pauk produk kacang)," tuturnya.
Meski tidak mendapatkan protein hewani, vegetarian bisa tetap mendapatkan protein dari bahan nabati seperti kacang-kacangan, biji-bijian, sereal dan yang paling baik yaitu mengonsumsi kedelai. Kedelai adalah sumber protein dengan asam amino paling lengkap sehingga sering dijuluki 'The Protein Hope of The Future'.
Namun yang harus diwaspadai ketika seseorang tidak makan daging sama sekali adalah kekurangan vitamin B12 yang bisa menyebabkan penurunan fungsi otak hingga kematian. Untuk itu, seseorang yang menjalankan diet vegetarian sebaiknya rajin mengonsumsi suplemen vitamin B12.
Jika seseorang memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian, Dr Tati menyarankan agar melakukannya setelah melewati masa pubertas.
"Untuk alasan kesehatan, sebaiknya dimulai setelah usia pubertas karena saat itu proses tumbuh kembangnya sudah selesai sehingga tidak akan menggangggu pertumbuhannya. Tapi bila dasarnya agama biasanya dimulai sejak usia anak-anak,
(fah/ir)
BACA JUGA :









