detikhealth

Sering Memikirkan Kematian Malah Bisa Bikin Panjang Umur

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kamis, 03/05/2012 19:33 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Sering-sering berpikir tentang kematian tidak selalu berarti sedang depresi. Kecenderungan ini juga bisa menandakan bahwa seseorang punya peluang untuk berumur panjang, seperti yang terungkap dalam beberapa penelitian selama ini.

Salah satu penelitian yang mengungkap hal itu pernah dipublikasikan dalam jurnal Personality and Social Psychology Review.

Menurut penelitian ini, seseorang cenderung lebih panjang umur dan terjaga kesehatannya jika sering merenung atau memikirkan kematian.

Alasannya cukup sederhana, yakni saat merenungkan kematian maka secara tidak sadar otak akan semakin menghargai hidup.

Akibatnya otak secara otomatis akan tergerak untuk menyusun rencana-rencana tertentu yang bertujuan untuk menghindari datangnya kematian.

"Proses ini bisa memotivasi kita untuk lebih rajin olahraga, mengurangi makanan tidak sehat, menggunakan tabir surya saat berjemur, memakai sabuk pengaman saat berkendara dan menyetir dengan lebih hati-hati," kata Prof Kenneth Vail dari University of Missoury yang melakukan penleitian itu seperti dikutip dari MensHealth.com, Kamis (3/5/2012).

Tidak hanya membuat gaya hidup seseorang menjadi lebih sehat, sering-sering memikirkan tentang kematian juga membuat orang cenderung lebih banyak melakukan hal-hal positif. Bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan mentalnya sendiri, perilaku ini juga menguntungkan orang lain.Next

Halaman 1 2
(up/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit