Indonesia Butuh 3 Tahun Lagi untuk Aplikasikan Sel Punca
Kamis, 09/08/2012 08:29 WIB
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Teknologi stem cell atau sel punca adalah teknologi serba guna, bisa dipakai untuk mengatasi segala macam penyakit degeneratif. Sayang, Indonesia diperkirakan masih butuh 3 tahun lagi untuk menerapkannya secara luas di dunia kedokteran.
Penerapan secara terbatas sebenarnya sudah banyak dilakukan, antara lain untuk mengatasi luka bakar dan pengeroposan tulang. Penggunaan sel punca untuk gangguan fungsi jantung juga sudah mulai dilakukan, namun semuanya masih dalam tahap pengembangan.
Padahal secara teoretis, sel punca merupakan induk sel dan bisa dikembangkan menjadi jaringan atau bahkan organ apa saja. Artinya segala macam penyakit degeneratif atau berhubungan dengan penurunan fungsi organ, seharusnya bisa diatasi dengan teknologi ini.
"Saya kira kurang lebih 3 tahun lagi, kalau ada penelitian yang intensif maka stem cell sudah bisa diaplikasikan secara luas di Indonesia," kata M Sjamsul Arifin, pengamat industri kesehatan dari CellSafe dalam bincang media di Plaza Indonesia, seperti ditulis Kamis, (9/8/2012).
Dibandingkan di negara-negara maju, pengembangan sel punca di Indonesia masih terhambat masalah teknologi. Sumber daya manusia banyak yang belajar dari negara maju, tetapi sekembalinmya ke tanah air tidak bisa menerapkan ilmunya karena tidak ada alatnya.
Selain itu, bahan baku berupa sel puncanya sendiri masih sulit didapat karena pengambilannya masih membutuhkan biaya yang sangat mahal. Padahal jika bisa dibuat bank sel punca yang sifatnya untuk publik, maka siapapun bisa saling mendonorkan.
Diakui oleh Sjamsul, memang tidak semua jenis penyakit bisa diatasi dengan sel punca. Umumnya hanya penyakit degeneratif yang pemicunya berasal dari dalam tubuh yang bisa disembuhkan dengan sel punca, sehingga tidak cocok untuk penyakit-penyakit karena infeksi.
(up/ir)
Penerapan secara terbatas sebenarnya sudah banyak dilakukan, antara lain untuk mengatasi luka bakar dan pengeroposan tulang. Penggunaan sel punca untuk gangguan fungsi jantung juga sudah mulai dilakukan, namun semuanya masih dalam tahap pengembangan.
Padahal secara teoretis, sel punca merupakan induk sel dan bisa dikembangkan menjadi jaringan atau bahkan organ apa saja. Artinya segala macam penyakit degeneratif atau berhubungan dengan penurunan fungsi organ, seharusnya bisa diatasi dengan teknologi ini.
"Saya kira kurang lebih 3 tahun lagi, kalau ada penelitian yang intensif maka stem cell sudah bisa diaplikasikan secara luas di Indonesia," kata M Sjamsul Arifin, pengamat industri kesehatan dari CellSafe dalam bincang media di Plaza Indonesia, seperti ditulis Kamis, (9/8/2012).
Dibandingkan di negara-negara maju, pengembangan sel punca di Indonesia masih terhambat masalah teknologi. Sumber daya manusia banyak yang belajar dari negara maju, tetapi sekembalinmya ke tanah air tidak bisa menerapkan ilmunya karena tidak ada alatnya.
Selain itu, bahan baku berupa sel puncanya sendiri masih sulit didapat karena pengambilannya masih membutuhkan biaya yang sangat mahal. Padahal jika bisa dibuat bank sel punca yang sifatnya untuk publik, maka siapapun bisa saling mendonorkan.
Diakui oleh Sjamsul, memang tidak semua jenis penyakit bisa diatasi dengan sel punca. Umumnya hanya penyakit degeneratif yang pemicunya berasal dari dalam tubuh yang bisa disembuhkan dengan sel punca, sehingga tidak cocok untuk penyakit-penyakit karena infeksi.
(up/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kamis,23/05/2013 20:00 WIB
Karena Stres, Wanita Jadi Tak Subur dan Hilang Cantiknya
-
Kamis,23/05/2013 19:31 WIB
Kecanduan Gadget Kacaukan Pola Tidur Manusia Moderen
-
Kamis,23/05/2013 19:02 WIB
Fokus Penuhi Keinginan Si Dia Bikin Anda Makin Bergairah Lho
-
Kamis,23/05/2013 18:33 WIB
Takut Dipakai Selingkuh, Viagra Buat Wanita Belum Boleh Dipasarkan
-
Kamis,23/05/2013 18:15 WIB
Normalkah Jika Suami Menuntut Berhubungan Seksual Setiap Hari?
-
Kamis,23/05/2013 18:05 WIB
Wah, Posisi Bercinta Bisa Menunjukkan Kepribadian Seseorang
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Kamis, 23/05/2013 18:10 WIB
Normalkah Jika Suami Menuntut Berhubungan Seksual Setiap Hari?
-
Kamis, 23/05/2013 18:05 WIB
Wah, Posisi Bercinta Bisa Menunjukkan Kepribadian Seseorang
-
Kamis, 23/05/2013 12:55 WIB
Bentuk Tubuh Pria ada 7 Macam, Anda Termasuk yang Mana?
-
Kamis, 23/05/2013 18:33 WIB
Takut Dipakai Selingkuh, Viagra Buat Wanita Belum Boleh Dipasarkan
-
Kamis, 23/05/2013 10:28 WIB
Lupakan Obat, Sakit Kepala Bisa Dikontrol dengan Pikiran! Begini Caranya
-
Kamis, 23/05/2013 16:01 WIB
Wanita Lebih Pilih Makan Keju daripada Seks Oral
-
Kamis, 23/05/2013 13:15 WIB
Tak Pernah Berhubungan Intim Tapi Ada Benjolan di Bibir Vagina
-
Kamis, 23/05/2013 20:00 WIB
Karena Stres, Wanita Jadi Tak Subur dan Hilang Cantiknya
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 09:20 WIB
Ini Museum-museum Medis Paling Aneh Sedunia
-
Kamis, 23/05/2013 08:58 WIB
Ibu Hamil Harus Banyak Makan Yodium Jika Ingin Anaknya Ber-IQ Tinggi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

