Ingin Panjang Umur? Tinggal Saja di Tempat Bersuhu Dingin
Kamis, 21/02/2013 13:26 WIB
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Dokter yang Keluar dari Rumah Sakit Demi Obati Penyakit Kemiskinan
Inilah Cara Cerdik Agar Konsumsi Gula, Lemak, dan Garam Tak Berlebihan
Tes Darah Ini Bisa Deteksi Kanker Mulut dan Tenggorokan Akibat Seks Oral
Sering Ketiduran Saat Nonton TV, Apakah Itu Tanda Penuaan?
Meski Tak Bisa Melihat, Ini 7 Tunanetra Paling Mengagumkan di Dunia
Jakarta, Bagi orang Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis, tinggal di tempat dingin bisa membutuhkan penyesuaian diri yang cukup lama. Sebenarnya tinggal di tempat dingin memiliki manfaat tersendiri. Sebuah penelitian bahkan menemukan manfaatnya bisa membuat panjang umur.
Sebuah penelitian di University of Michigan mencoba mengamati efek udara dingin pada reseptor gen bernama TRPA-1. Reseptor gen ini dapat ditemukan dalam sel-sel saraf dan lemak nematoda atau cacing gelang.
Peneliti menemukan bahwa cacing gelang hidup lebih lama dalam lingkungan dingin karena udara dingin dapat mencetus efek domino pada reseptor yang akhirnya akan mengaktifkan gen DAF-16/FOXO yang berkaitan dengan panjang umur.
Seperti dikutip dari Counsel and Heal, Kamis (21/2/2013), awalnya peneliti menyimpulkan bahwa cuaca dingin memicu hibernasi pada tubuh para cacing gelang. Inilah alasan utama mengapa cacing gelang memiliki rentang hidup yang lebih lama saat cuaca dingin.
Sebelumnya para peneliti meyakini bahwa suhu dingin memicu cacing gelang melakukan hibernasi karena merupakan organisme berdarah dingin. Oleh karena itu, temuan-temuan pada cacing gelang tidak dapat diterapkan pada mamalia berdarah panas seperti manusia.
Namun penelitian baru membantah kesimpulan ini. Efek panjang umur saat cuaca dingin pada cacing gelang lebih disebabkan karena reseptor gen TRPA-1, bukan hibernasi semata. Mekanisme ini tidak hanya dijumpai pada organisme berdarah dingin seperti cacing gelang, tetapi juga pada makhluk berdarah panas seperti manusia.
Maka peneliti menyimpulkan bahwa reseptor TRPA-1 pada tubuh manusia idealnya juga bisa memiucu panjang umur saat melakukan kontak dengan udara dingin. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa tikus, yang juga mamalia berdarah panas, bisa hidup lebih lama ketika suhu tubuhnya diturunkan sampai -17 derajat Celcius.
Jika dihitung, lama hidup tikus bisa diperpanjang sebesar 20%. Selain dipicu oleh udara dingin, penelitian juga menunjukkan bahwa faktor-faktor lain seperti wasabi dan minyak mustard juga bisa memicu reaksi berantai yang menghasilkan efek panjang umur.
Kesimpulan penelitian ini membuka kemungkinan mengenai mekanisme umur panjang pada manusia. Sayangnya kesimpulan penelitian ini pada manusia belum dikonfirmasi sepenuhnya karena baru sebatas dilakukan pada cacing gelang dan tikus.
(pah/vta)
Sebuah penelitian di University of Michigan mencoba mengamati efek udara dingin pada reseptor gen bernama TRPA-1. Reseptor gen ini dapat ditemukan dalam sel-sel saraf dan lemak nematoda atau cacing gelang.
Peneliti menemukan bahwa cacing gelang hidup lebih lama dalam lingkungan dingin karena udara dingin dapat mencetus efek domino pada reseptor yang akhirnya akan mengaktifkan gen DAF-16/FOXO yang berkaitan dengan panjang umur.
Seperti dikutip dari Counsel and Heal, Kamis (21/2/2013), awalnya peneliti menyimpulkan bahwa cuaca dingin memicu hibernasi pada tubuh para cacing gelang. Inilah alasan utama mengapa cacing gelang memiliki rentang hidup yang lebih lama saat cuaca dingin.
Sebelumnya para peneliti meyakini bahwa suhu dingin memicu cacing gelang melakukan hibernasi karena merupakan organisme berdarah dingin. Oleh karena itu, temuan-temuan pada cacing gelang tidak dapat diterapkan pada mamalia berdarah panas seperti manusia.
Namun penelitian baru membantah kesimpulan ini. Efek panjang umur saat cuaca dingin pada cacing gelang lebih disebabkan karena reseptor gen TRPA-1, bukan hibernasi semata. Mekanisme ini tidak hanya dijumpai pada organisme berdarah dingin seperti cacing gelang, tetapi juga pada makhluk berdarah panas seperti manusia.
Maka peneliti menyimpulkan bahwa reseptor TRPA-1 pada tubuh manusia idealnya juga bisa memiucu panjang umur saat melakukan kontak dengan udara dingin. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa tikus, yang juga mamalia berdarah panas, bisa hidup lebih lama ketika suhu tubuhnya diturunkan sampai -17 derajat Celcius.
Jika dihitung, lama hidup tikus bisa diperpanjang sebesar 20%. Selain dipicu oleh udara dingin, penelitian juga menunjukkan bahwa faktor-faktor lain seperti wasabi dan minyak mustard juga bisa memicu reaksi berantai yang menghasilkan efek panjang umur.
Kesimpulan penelitian ini membuka kemungkinan mengenai mekanisme umur panjang pada manusia. Sayangnya kesimpulan penelitian ini pada manusia belum dikonfirmasi sepenuhnya karena baru sebatas dilakukan pada cacing gelang dan tikus.
(pah/vta)
Baca Juga
- Studi: Pria Bakal Panjang Umur Jika Istrinya Lebih Muda
- Ini Cara-cara Ekstrem yang Dilakukan Orang Agar Bisa Hidup Abadi
- Pelari Maraton Tertua di Dunia Gantung Sepatu Saat Usia 101 Tahun
- Rahasia Sehat Kakek 77 Tahun: Olahraga di Salju Cuma Pakai Celana Dalam
- Orang yang Jalannya Cepat Lebih Panjang Umur
- Pulau Ikaria, Pulau 'Hidup Kekal' Tempat Orang-orang Berumur 1 Abad
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,19/06/2013 20:08 WIB
Jepang Kembangkan Organ Vital Manusia dari Rahim Hewan
-
Rabu,19/06/2013 19:33 WIB
Mastectomy Bra, Bra Seksi untuk Wanita 'Tak Berpayudara'
-
Rabu,19/06/2013 19:06 WIB
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Rabu,19/06/2013 18:36 WIB
Yuk Jadi Konsumen Cerdas dengan Rajin Baca Keterangan di Label Makanan
-
Rabu,19/06/2013 18:13 WIB
Takut Kena Kanker karena Kemaluan Terasa Sakit Setelah Ejakulasi
-
Rabu,19/06/2013 18:00 WIB
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Mengapa Suara Mengorok Bisa Berbeda-beda?
-
Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
-
Rabu, 19/06/2013 19:59 WIB
Jepang Kembangkan Organ Vital Manusia dari Rahim Hewan
-
Rabu, 19/06/2013 19:24 WIB
Mastectomy Bra, Bra Seksi untuk Wanita 'Tak Berpayudara'
-
Rabu, 19/06/2013 18:55 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Rabu, 19/06/2013 17:59 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Rabu, 19/06/2013 17:25 WIB
Bra Ini Diciptakan karena Tak Semua Orang Mau Telanjang di Ruang Operasi
-
Rabu, 19/06/2013 18:13 WIB
Takut Kena Kanker karena Kemaluan Terasa Sakit Setelah Ejakulasi
-
Rabu, 19/06/2013 18:27 WIB
Yuk Jadi Konsumen Cerdas dengan Rajin Baca Keterangan di Label Makanan
-
Rabu, 19/06/2013 16:03 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
35 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:08 WIB
Pasangan Anda Tidur Mengorok? Lakukan Langkah Ini Agar Tak Terganggu
-
Rabu, 19/06/2013 10:33 WIB
Meski Tak Bisa Melihat, Ini 7 Tunanetra Paling Mengagumkan di Dunia
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_5.gif)



