Bagi beberapa kaum wanita, setiap waktu haid tiba merupakan saat yang paling menderita. Aktivitas jadi terganggu karena nyeri tak tertahankan di bagian perut. Biasanya rasa nyeri itu timbul di hari pertama menstruasi. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara. Mulai dari kompres perut dengan botol berisi air panas hingga minum obat pereda nyeri haid.
Agar rasa nyeri tidak menjadi-jadi, sebaiknya hindari konsumsi minuman berkafein dan berlemak jenuh saat haid. Kopi, teh, coklat, soft drink, produk susu dan daging merah dapat meningkatkan produksi hormon prostaglandin jahat. Jika berlebihan, hormon inilah yang memicu kram perut.
Salah satu cara paling cepat untuk menghilangkan nyeri adalah dengan minum obat pereda nyeri haid. Diimbangi istirahat sebentar agar tubuh dan pikiran rileks, nyeri karena kram perut akan segera hilang. Namun masih banyak kaum wanita yang takut mengonsumi obat pereda nyeri haid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemandulan sendiri bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari masalah hormon, kelainan organ reproduksi, infeksi mulut rahim, stres hingga gaya hidup yang tidak sehat. Sedangkan Feminax sama sekali tidak bekerja di organ reproduksi. Untuk meredakan nyeri haid, Feminax bekerja di pusat saraf yang langsung mengirimkan sinyal ke bagian rasa sakit.
Kandungan Parasetamol di dalam Feminax menghalangi reseptor syaraf pusat di otak untuk merasakan nyeri. Sementara ekstrak Hiosiami berfungsi untuk mengurangi kejang otot saat haid. Inilah mengapa sebenarnya aman-aman saja minum Feminax setiap merasakan nyeri di masa haid.
Lihat cara kerja Feminax redakan nyeri haid lewat video edukasi berikut ini.
Jika Anda bisa beraktivitas normal saat haid tanpa rasa nyeri, tentunya lebih nyaman bukan? Stay active with Feminax.
(adv/adv)











































