Berdasarkan Journal of the American Dental Association sakit yang ditimbulkan gigi sensitif tidak terjadi terus menerus, melainkan timbul saat penderita minum atau makanan sesuatu yang panas, dingin, asam atau makanan lain yang memicu gigi sensitifnya. Hal ini lah yang menyebabkan penderita gigi sensitif jarang menaruh perhatian kepada gigi sensitif mereka.
"Mereka tidak merasakan sakit setiap waktu. Namun kondisi ini akan berdampak pada kehidupan dan mereka akan cenderung menghindari beberapa makanan tertentu," ujar Dr. Joana Cunha-Cruz, peneliti dari University of Washington dalam artikel 1 in 8 Adults May Have Sensitive Teeth.
Padahal gigi sensitif yang dibiarkan akan menimbulkan banyak masalah lainnya. Menurut drg Sabai Asmaraghrya, pakar kesehatan gigi dan mulut, dampak gigi sensitif pada kehidupan sosial seperti rasa kesal yang dirasakan karena gigi ngilu saat sedang asyik mengobrol bersama teman-teman. Tidak hanya itu, rasa malu karena ekspresi kesakitan akibat gigi sensitif pun mau tak mau harus disembunyikan saat makan bersama teman.
Oleh karena itu, perlu adanya tindakan untuk merawat gigi sensitif dan tidak membuatnya semakin parah. Salah satunya dengan memakai pasta gigi khusus gigi sensitif seperti Pepsodent Sensitive Expert yang memiliki kandungan Hydroxyapatite atau komponen mineral utama dalam pembentukan dentin dan email gigi.
Pepsodent Sensitive Expert dapat mengatasi masalah gigi sensitif hingga ke akarnya dan tak hanya membantu meredakan ras ngilu akibat gigi sensitif, melainkan juga membantu memperbaiki atau remineralisasi dan mencegah timbulnya keluhan gigi sensitif di kemudian hari. Selain itu, pasta gigi ini juga mengurangi rasa ngilu dalam waktu 30 detik dan memberikan perlindungan lebih lama.Kenali gigi Anda untuk mendeteksi dini gigi sensitif dengan melakukan cek di sini. Jangan lewatkan juga kesempatan mendapatkan sampel gratis Pepsodent Sensitive Expert dengan mengisi data diri di laman ini. (adv/adv)











































