Batuk adalah salah satu penyakit yang sering diderita masyarakat Indonesia. Alasannya beragam, mulai dari masyarakat yang akrab dengan gorengan dan MSG, polusi kendaraan, sampai alergi.
Nah, kalau sudah batuk, penderita pun biasanya memilih obat batuk sekadarnya saja tanpa mempedulikan kandungan di dalamnya.
Padahal beberapa obat batuk mengandung Chlorpheniramine Maleate (CTM). Meski bisa memerangi rasa gatal karena batuk, namun CTM bisa menimbulkan efek mengantuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktanya, selain CTM, sebenarnya terdapat beberapa obat pereda batuk alami. Sebut saja jeruk nipis, jahe, dan kencur. Batuk juga bisa diredakan dengan mengonsumsi tanaman alami lainnya, seperti daun legundi dan daun saga.
Semua khasiat alami pereda batuk tersebut bisa Anda temukan di obat batuk HerbaKof. HerbaKof juga tidak menyebabkan kantuk karena tidak mengandung zat kimia penyebab kantuk seperti CTM.
Obat batuk HerbaKof dihasilkan dari teknologi AFT atau Advanced Fractionation Technology. Dari teknologi tersebut, terjadi proses pemisahan kandungan-kandungan yang ada di dalam suatu bahan alami. Pemisahan ini dilakukan guna menemukan kandungan tertentu yang memiliki khasiat untuk mengatasi suatu masalah kesehatan.
Singkatnya, proses ekstraksi itu menghasilkan campuran ekstrak yang setara dengan simplisia 1 gram daun legundi, 0.25 gram jahe gajah, 0.25 gram daun saga, dan 0.20 gram mahkota dewa.
Kandungan di dalam HerbaKof juga meredakan segala jenis batuk dan radang tenggorokan. Selain itu, berkhasiat membuat pernapasan lega dan hangat.
HerbaKof juga bekerja efektif dan cepat dibandingkan dengan obat herbal lainnya. Jika Anda mulai batuk, segera konsumsi HerbaKof untuk pereda batuk tanpa kantuk. Herbakof dapat dibeli di Alfamart dan Indomaret terdekat.
Mulai kof-kof, minum HerbaKof. (adv/adv)











































