Senin, 24 Sep 2018 00:00 WIB

Ini Bahaya Kardiovaskular dan Cara Tepat untuk Menanganinya

Advertorial - detikHealth
Jakarta -

Penyakit kardiovaskular atau cardiovascular disease (CVD) merupakan penyakit paling mematikan nomor satu di dunia dan sedang meningkat di Asia. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan peningkatan CVD seperti gaya hidup, pola makan yang tidak sehat, dan merokok. Namun Anda dapat mengubah hidup dan mengurangi risiko CVD serta meningkatkan kualitas hidup.

Ketika berbicara tentang CVD, Anda harus tahu sistem peredaran darah yang meliputi jantung dan pembuluh darah. Sistem peredaran darah penting untuk menjaga organ tubuh berfungsi dengan mengangkut oksigen, nutrisi, elektrolit, dan hormon ke seluruh tubuh. Namun ketika ada gangguan maupun penyumbatan di jantung atau pembuluh darah, hal itu akan mempengaruhi sirkulasi darah dan menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung atau stroke.

Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah adalah ukuran berapa banyak kekuatan yang digunakan untuk memompa darah melalui arteri. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, artinya kekuatan ini lebih tinggi dari yang seharusnya. Dalam jangka panjang, hal itu bisa merusak jantung dan menyebabkan penyakit jantung, stroke atau penyakit ginjal.

Aterosklerosis dan Penyakit Arteri Koroner

Aterosklerosis adalah kondisi saat arteri mengeras ketika plak menumpuk di dinding arteri hingga akhirnya menghalangi aliran darah. Plak dapat terbentuk dari kolesterol, lemak, atau kalsium.

Penyakit arteri koroner merupakan kondisi di mana penumpukan plak di arteri menyebabkan arteri menyempit dan mengeras. Waspadai jika Anda mengalami nyeri atau sensasi berat pada bagian dada, sebab hal itu bisa menjadi gejala penyakit jantung.

Serangan Jantung

Serangan jantung bisa terjadi ketika ada penyumbatan arteri yang menyebabkan kurangnya suplai darah ke jantung. Penyakit ini juga dapat merusak otot jantung.

Stroke

Penyakit ini bisa terjadi ketika darah tidak dapat mencapai bagian otak. Stroke juga bisa terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah atau tersumbat. Dalam kasus ini, darah dan oksigen tidak dapat mencapai otak sehingga bagian otak bisa saja rusak.

Lantas bagaimana cara membuat jantung agar tetap kuat dan sehat? Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini.

1. Jaga berat badan yang sehat, yakni indeks massa tubuh tidak lebih dari 25kg/m2

2. Berolahraga minimal 30 menit sehari dan usahakan dilakukan hampir setiap hari dalam seminggu

3. Perhatikan diet yang Anda jalani. Pertahankan pola makan yang sehat dan seimbang dengan lebih banyak mengonsumsi sayuran, biji-bijian utuh, dan kurangi konsumsi daging merah

4. Batasi asupan garam dan alkohol

5. Konsumsi makanan yang mendukung kesehatan jantung seperti Ginkgo Biloba, minyak ikan, biji rami, alpukat, salmon, dan lainnya. Perhatikan bahwa ginkgo biloba tidak dianjurkan untuk pasien yang menderita stroke karena pembuluh darah yang pecah.

6. Hindari stress. Stres juga dapat mempengaruhi kesehatan jantung. Namun Anda bisa menjaga jantung tetap sehat dengan Thomson Activated Ginkgo Tablet yang mengandung ekstra ginkgo biloba untuk membantu melancarkan sirkulasi darah secara tradisional. Dilengkapi dengan teknologi aktivasi yang dipatenkan di Jepang, Thomson Activated Ginkgo Extract bisa meningkatkan penyerapan bahan-bahan aktif.

Ginkgo biloba merupakan spesies tanaman yang ampuh melawan radikal bebas dan dapat menstabilkan membran karena sifat antioksidannya yang kuat. Tenang, Thomson Activated Ginkgo Extract aman dikonsumsi karena bebas pestisida, pewarna, pengawet, ragi, dan gula.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Thomson Activated Ginkgo Extract, klik di sini.

Artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Setiap transaksi yang terjadi atas pengiriman barang dan kualitas produk bukan tanggung jawab detikcom.

(adv/adv)