Senin, 24 Des 2018 00:00 WIB

Orang Tua Pikun? Atasi Gejalanya dengan Ginkgo Biloba

Advertorial - detikHealth
Foto: dok. Thomson Activated Ginkgo Extract
Jakarta -

Apakah orang tua Anda terus mengulang pertanyaan serupa saat beraktivitas sehari-hari? Atau mereka sering lupa di mana meletakkan barang serta kehilangan barang? Kelupaan atau hilangnya ingatan sering diyakini sebagai tanda seseorang terkena demensia.

Seseorang dikatakan mengidap demensia jika mengalami gejala hilang ingatan, sulit berkonsentrasi, mudah kehilangan arah, susah dalam mengikuti percakapan, sering merasa bingung, dan emosi mudah berubah.

Meskipun sering dianggap faktor penuaan, faktanya demensia bukanlah bagian dari penuaan. Demensia merupakan gejala yang disebabkan dari kerusakan pada otak karena berbagai penyakit. Maka jika orang tua Anda mengalami gejala tersebut, jangan diabaikan dan segera beri pertolongan.

Bawa orang tua Anda ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan dokter. Dengan perawatan seperti obat dan terapi, risiko demensia akan berkurang. Selain pertolongan dari ahli medis, Anda dan keluarga juga bisa membantu mengurangi risiko demensia.

Misalnya membuat jadwal di buku atau handphone untuk memberi tahukan apa saja yang harus dilakukan keesokan harinya. Ajak beraktivitas secara rutin agar pikiran mereka tetap aktif. Lalu jangan lupa untuk mengingatkannya istirahat agar tubuh tidak kelelahan.

Cara lain yang ampuh untuk mengurangi risiko demensia adalah dengan memberikan juga ekstrak ginkgo biloba untuk perlindungan otak dan peningkatan ingatan. Berbagai penelitian mengungkapkan ekstrak ginkgo biloba efektif dalam menurunkan angka kelompok lansia dari demensia. Bahkan penelitian yang diterbitkan Public of Library Science mengungkapkan dengan ginkgo biloba, angka demensia menurun dalam 20 tahun.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neurology and Neurophysiology menunjukkan bahwa efek gabungan dari piracetam (obat yang berfungsi sebagai penambah kognitif) dan ginkgo biloba menghasilkan efek yang lebih signifikan daripada hanya mengonsumsi ginkgo biloba atau piracetam.

Berdasarkan penelitian Austin Journal of Clinical Neurology, ginkgo biloba bekerja dengan berbagai mekanisme tindakan di otak. Pertama, tindakan radikal bebas yang diberikan oleh ginkgo biloba dapat membantu mencegah penurunan kognitif karena stres oksidatif meningkatkan perkembangan penyakit alzheimer.

Kedua, kemampuan ginkgo biloba untuk meningkatkan sirkulasi darah dan aliran darah ke otak membantu menjaga fungsi otak yang sehat. Terakhir, ginkgo biloba telah terbukti memiliki efek pelindung neuro yang menghambat proses neuropatologi di bagian otak tertentu.

Oleh karena itu, bantu orang tua Anda untuk mengatasi kelupaan, hilang ingatan, serta demensia dan alzheimer dengan ginkgo biloba yang telah terbukti secara ilmiah.

Ekstrak ginkgo biloba dapat ditemukan secara praktis melalui Thomson Activated Ginkgo Extract. Dilengkapi teknologi aktivasi yang dipatenkan di Jepang, Thomson Activated Ginkgo Extract bisa meningkatkan penyerapan bahan-bahan aktif.

Tak perlu khawatir, Thomson Activated Ginkgo Extract aman dikonsumsi karena bebas pestisida, pewarna, pengawet, ragi, dan gula. Anda bisa mendapatkan Thomson Activated Ginkgo Extract di Century, Gogobli, BukaLapak, apotek, dan toko obat atau membelinya di sini.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Thomson Activated Ginkgo Extract, klik di sini.

Artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Setiap transaksi yang terjadi atas pengiriman barang dan kualitas produk bukan tanggung jawab detikcom.

(adv/syah)