Senin, 25 Feb 2019 00:00 WIB

Sistem Peredaran Darah Anda Tersumbat?

Advertorial - detikHealth
Jakarta -

Diet tinggi lemak, kolesterol tinggi, gula darah tinggi, merokok, dan kurangnya aktivitas fisik bisa menyebabkan pengerasan dan penumpukan plak di pembuluh darah dan mempengaruhi aliran atau sirkulasi darah.

Hal tersebut menyebabkan aliran darah tersumbat sehingga oksigen dan nutrisi tidak dapat mencapai organ, jaringan, dan sel tubuh. Akibatnya bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Anda mungkin mengalami sirkulasi darah tersumbat jika tangan dan kaki dingin hingga mati rasa, kelelahan, kram otot kaki, pusing, dan sakit kepala.

Ginkgo Biloba, Harta Karun Kesehatan

Ginkgo biloba, umumnya dikenal sebagai ginkgo, merupakan pohon yang ditemukan sejak jutaan tahun lalu. Daun ginkgo berwarna hijau indah dan berbentuk kipas. Jika musim gugur tiba, daun akan berubah menjadi warna emas. Biasanya pohon ginkgo mudah ditemukan di area kuil, taman, dan jalan di Jepang.

Tak hanya berfungsi sebagai dekorasi, ginkgo juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Daun ginkgo telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama ratusan tahun lamanya. Biji gingko biloba umumnya dikonsumsi untuk makanan, namun daunnya memiliki khasiat untuk pengobatan.

Tak heran jika banyak penelitian modern yang mengupas manfaat daun ginkgo. Ayo, cari tahu kebaikan ginkgo!

Obat Alami untuk Sirkulasi Darah dan Perlindungan Jantung

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ekstrak ginkgo biloba meningkatkan aliran darah ke jantung, otak, dan ekstremitas tubuh. Bahkan ekstrak ginkgo telah terbukti dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah. Selain membantu melebarkan pembuluh darah, ginkgo biloba mampu melindungi jantung dengan bekerja sebagai antioksidan dan mengurangi peradangan.

Meningkatkan Kecerdasan Otak

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ginkgo biloba dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat pada mahasiswa yang sehat. Reaksinya pun cepat, dengan mengonsumsi 1 dosis ekstrak ginkgo biloba hasilnya terbukti setelah 4 jam.

Sementara pada lansia, ginkgo biloba terbukti memperlambat perkembangan alzheimer dan menurunnya fungsi kognitif. Selain itu, ekstrak ginkgo biloba yang dicampur aspirin dapat membantu kinerja otak dan saraf setelah stroke.

Pelindung Mata

Gangguan mata seperti retinopati diabetik dan glaukoma dapat menyebabkan kebutaan. Studi dari Italia menunjukkan bahwa retinopati diabetik dapat dikurangi dengan mengonsumsi ekstrak ginkgo biloba.

Sementara penelitian lain menunjukkan ekstrak ginkgo biloba secara efektif meningkatkan aliran darah ke mata pada pasien diabetes tipe 2 dengan retinopati setelah rutin meminumnya selama tiga bulan. Ginkgo biloba juga terbukti meningkatkan aliran darah retina dan jangkauan penglihatan di tensi normal glaukoma.

Menyelamatkan Kehidupan Seks

Para peneliti mengungkapkan ginkgo biloba mampu meningkatkan disfungsi ereksi dengan cara meningkatkan efek oksida nitrat yang membantu mengendurkan dinding arteri. Sehingga memungkinkan lebih banyak aliran darah ke penis dan membantu pria ereksi. Tidak hanya untuk pria, ginkgo biloba dapat membantu wanita secara seksual dengan membantu pelumasan dan meningkatkan libido.

Pereda Nyeri

Ginkgo Biloba juga bisa menghilangkan rasa sakit pada klaudikasio intermiten, kondisi nyeri kram pada kaki karena penyumbatan arteri. Ginkgo biloba pun telah terbukti dalam mengelola nyeri saraf yang disebabkan oleh diabetes.

Pilihan Pengobatan untuk Gangguan Telinga Bagian Dalam

Ginkgo biloba ditemukan memiliki efek yang sama seperti obat dalam pengobatan vertigo (pusing), tetapi ginkgo memiliki efek samping yang lebih sedikit. Selain itu, dosis harian ekstrak ginkgo biloba 120-240 mg untuk tinitus (dering di telinga) juga memberikan hasil yang positif.

Pentingnya Kualitas Produk

Ada banyak manfaat kesehatan dari ginkgo biloba. Namun tidak semua ekstrak ginkgo biloba memberikan manfaat tersebut. Pastikan ginkgo biloba yang dipilih menggunakan daun ginkgo segar yang masih muda dan memiliki lebih sedikit asam ginkgolik (yang dapat menyebabkan reaksi alergi).

Faktanya, kualitas produk ginkgo menentukan keamanan dan efektivitas. Maka sangat penting untuk memilih produk ginkgo yang tepat. Adapun ekstrak ginkgo biloba yang terbukti memberikan manfaat kesehatan adalah Thomson Activated Ginkgo Extract.

Dilengkapi teknologi aktivasi yang dipatenkan di Jepang, Thomson Activated Ginkgo Extract bisa meningkatkan penyerapan bahan-bahan aktif. Selain itu, Thomson Activated Ginkgo Extract aman dikonsumsi karena bebas pestisida, pewarna, pengawet, ragi, dan gula.

Anda bisa mendapatkan Thomson Activated Ginkgo Extract di Century, Gogobli, BukaLapak, apotek, dan toko obat atau membelinya di sini.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai Thomson Activated Ginkgo Extract, klik di sini.

Artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Setiap transaksi yang terjadi atas pengiriman barang dan kualitas produk bukan tanggung jawab detikcom.

Referensi

1. Nicolai S.P., Kruidenier L.M., Bendermacher B.L., Prins M.H., Stokmans R.A., Broos P.P. & Teijink A.A. (2013). Ginkgo Biloba for intermittent claudication. Cochrane Database Syst Rev. 6: CD00688.

2. Amieva H, Meillon C, Helmer C, Barberger-Gateau P & Dartigues JF. (2013). Ginkgo Biloba Extract and Long-Term Cognitive Decline: A 20-Year Follow-Up Population-Based Study. PLOS.

3. Demarin V, Kes VB, Trkanjec Z, Budišić M, Pašić MB, Črnac P & Budinčević H. (2017). Efficacy and safety of Ginkgo biloba standardized extract in the treatment of vascular cognitive impairment: a randomized, double-blind, placebo-controlled clinical trial. Neuropsychiatr Dis Treat. 13: 483-490.

4. Elsabagh S, Hartley DE, Ali O, Williamson EM & File SE. (2005). Differential cognitive effects of Ginkgo biloba after acute and chronic treatment in healthy young volunteers. Psychopharmacology. 179: 437-446.

5. Li SS, Zhang XJ, Fang Q, Zhou JS, Zhang MJ, Wang H, Chen Y, Xu BY, Wu YF, Qian L & Xu Y. (2017). Ginkgo biloba extract improved cognitive and neurological functions of acute ischaemic stroke: a randomised controlled trial. Stroke Vasc Neurol. 2(4): 189-197.

6. Huang SY, Jeng C, Kao SC, Yu JJH & Liu DZ. (2004). Improved haemorrheological properties by Ginkgo biloba extract (Egb 761) in type 2 diabetes mellitus complicated with retinopathy. Clinical Nutrition. 23(4): 615-621.

7. Jung F, Mrowietz C, Kiesewetter H & Wenzel E. (1990). Effect of Ginkgo biloba on fluidity of blood and peripheral microcirculation in volunteers. Arzneimittel-Forschung. 40(5): 589-593.

8. Wu YZ, Li SQ & Wang FF. (2008). Ginkgo biloba extract improves coronary blood flow in healthy elderly adults: role of endothelium-dependent vasodilation. Phytomedicine. 15(3):164-169.

9. Numan A, Masud F, Khawaja KI, Khan FF, Qureshi AB, Burney S, Ashraf K, Ahmad N, Yousaf MS, Rabbani I, Zaneb H & Rehman H. (2016). Clinical and electrophysiological efficacy of leaf extract of Gingko biloba L (Ginkgoaceae) in subjects with diabetic sensorimotor polyneuropathy. Tropical Journal of Pharmaceutical Research. 15(10): 2137-2145.

10. Mashayekh A, Pham DL, Yousem DM, Dizon M, Barker PB & Lin DDM. (2011). Effects of Ginkgo biloba on cerebral blood flow assessed by quantitative MR perfusion imaging: a pilot study. Neuroradiology. 53(3): 185-191.

11. Sokolova L, Hoerr R & Mishchenko T. (2014). Treatment of Vertigo: A Randomized, Double- Blind Trial Comparing Efficacy and Safety of Ginkgo biloba Extract EGb 761 and Betahistine. Int J Otolaryngol. 682439.

12. Mahmoudian-Sani MR, Hashemzadeh-Chaleshtori M, Asadi-Samani M & Yang Q. (2017). Ginkgo biloba in the treatment of tinnitus: An updated literature review. International Tinnitus Journal. 21(1): 58-62.

13. Park JW, Kwon HJ, Chung WS, Kim CY & Seong GJ. (2011). Short-Term Effects of Ginkgo biloba Extract on Peripapillary Retinal Blood Flow in Normal Tension Glaucoma. Korean J Ophthalmol. 25(5): 323-328.

14. Rapp M, Burkart M, Kohlmann T & Bohlken J. (2018). Similar treatment outcomes with Ginkgo biloba extract EGb 761 and donepezil in Alzheimer's dementia in very old age: A retrospective observational study. International Journal of Clinical Pharmacology and Therapeutics. 56(3): 130-133.

(adv/adv)