Melakukan perjalanan mengagumi indahnya pegunungan Annapurna, snorkeling dan diving di Raja Ampat yang penuh sensasi, atau menjelajah eksotisnya India sendirian bukanlah hal yang harus ditakutkan. Banyak hal yang bisa dilakukan ketika bepergian sendiri, misalnya memilih destinasi idaman, atau membuat jadwal sesuai keinginan tanpa harus minta pertimbangan orang lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para solo traveler perempuan berpendapat bahwa pengalaman traveling sendirian membuat mereka lebih mandiri. Bahkan banyak hal baru yang bisa dipelajari selama perjalanan. Tertarik untuk traveling sendirian? Simak beberapa tipsnya berikut ini.
Siapkan Semua Perlengkapan
Kenali Budaya Lokal
Setelah memastikan semua perlengkapan tersedia, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah mengenali budaya lokal, terutama bahasa. Ini akan membantu solo traveler dalam berkomunikasi dengan masyarakat sekitar. Selain itu, tentunya dengan memahami budaya lokal juga bisa memudahkan kamu jika memerlukan bantuan.
Coba catat beberapa kata dan kalimat sapaan atau pertanyaan sesuai bahasa destinasi yang dituju. Misalnya 'halo', 'terima kasih', 'berapa harga barang ini', sampai 'di mana letak toilet'. Sediakan juga aplikasi kamus online agar traveling tetap lancar.
Siapkan Tiket dan Penginapan
Hal selanjutnya yang tak boleh diabaikan adalah menyiapkan tiket dan tempat menginap yang aman dan nyaman. Jika tidak ingin ribet, manfaatkan saja jasa travel organizer yang biasanya punya paket menarik. Walau menggunakan jasa travel, pastikan travel organizer yang kamu pilih punya reputasi bagus dan terpercaya.
Siapkan Pouch Kebutuhan Esensial
Traveling sendirian juga harus didukung dengan tubuh yang fit karena traveler akan melakukan semua aktivitas sendirian. Oleh karena itu, selalu bawa pouch kecil berisi kebutuhan esensial. Baik itu lipgloss penyelamat bibir agar tidak kering maupun obat-obatan ringan, termasuk iFree, pad terapi hangat penyelamat dari kram haid.
Buat perempuan yang sedang haid saat traveling sendirian, bisa jadi repot kalau termasuk yang sering mengalami kram haid. Tak mungkin kan cari kompres air hangat di puncak Machu Picchu atau malah terkapar di tengah perjalanan melihat aurora borealis di Iceland?
Kini ada cara praktis, aman, dan efektif dari iFree. Pad terapi hangat nyeri haid dengan proses alami OxyHeat yang hangatnya tahan sampai 8 jam. Cara pakainya mudah, tinggal tempel di bagian bawah perut yang mengalami kram haid dan kamu bisa rasakan kehangatan yang bikin nyaman beraktivitas.
![]() iFree, solusi baru nyeri haid (Foto: dok. iFree) |
iFree pad terapi hangat juga didesain praktis, tinggal masukkan ke dalam tas, iFree siap dibawa ke mana saja. Jangan sampai kram haid bikin agenda traveling berantakan. Tinggal tempel di bagian kram haid, kamu siap untuk traveling lagi!
(adv/adv)











































