Keluarga menjadi salah satu tonggak keberhasilan bonus demografi pada 2045 mendatang. Karakter bangsa sesungguhnya adalah proyeksi dari bagaimana karakter tiap keluarga di dalamnya. Karenanya, penting untuk mengingatkan masyarakat untuk 'berhenti sejenak', merefleksi diri, melihat kembali hubungan sesama anggota keluarganya.
Hal itulah yang mendasari semangat peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI yang akan dipusatkan di Provinsi Kalimantan Selatan, pada 6 Juli 2019 mendatang. Provinsi Kalimantan Selatan mendapat kepercayaaan pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Menuju puncak peringatan Harganas, ratusan warga Kalimantan Selatan hadir pada Minggu pagi (28/4/2019), di area Car Free Day yang terletak di depan kantor Gubernur Kalimantan Selatan di gelaran CNN Indonesia Hang Out.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menjadi kebanggaan kita bersama, seluruh warga Kalimantan Selatan, kita akan menjadi tuan rumah event berskala nasional. Pada puncak peringatan nanti, kurang lebih 12 ribu tamu dari seluruh provinsi akan hadir ke Kalimantan Selatan. Untuk itu, kita berharap semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan kebaikan, bukan hanya bagi daerah, namun juga seluruh keluarga di tanah air," ujar Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, yang kerap disapa Paman Birin ini.
Kembali ke Keluarga
Pemaparan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan tentang pengalaman sebagai seorang ibu kepada para mahasiswa di acara CNN Indonesia Meet Up (Foto: dok. BKKBN) |
Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN, M. Yani, menyatakan peringatan Harganas yang diperingati setiap tanggal 29 juni menjadi momentum membangun kesadaran bersama untuk melihat kembali hubungan kita dengan sesama anggota keluarga.
"Apakah ada kebiasaan-kebiasaan baik yang sudah mulai hilang seperti makan dan berdoa bersama. Harapannya dengan saling terbuka, antara keluarga dapat saling menginspirasi terkait kegiatan positif seperti ini. Maka dari itu kita juga aktifkan kampanye 'Gerakan kembali ke Meja Makan', suatu tradisi yang sangat bagus untuk dipertahankan turun-temurun," ucapnya.
Adapun Harganas tahun ini diperingati dengan tema 'Hari Keluarga, Hari Kita Semua'.
Di sisi lain, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Raudatul Jannah Sahbirin Noor, juga mendukung penuh perayaan Harganas tahun ini. Ia memberikan beberapa wawasan serta berbagi pengalaman hidupnya sebagai seorang ibu kepada ratusan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) pada acara CNN Indonesia Meet Up (29/4).
Kejujuran dan komunikasi adalah aspek penting yang beliau bawa dari didikan orang tuanya dahulu kepada anak-anaknya sekarang.
"Kalian harus membiasakan diri untuk terbuka sama orang tua, biar kalian anggap orang tua kalian kolot, tapi mereka akan tetap menerima dan mendukung kalian dalam dalam situasi apapun. Berikan ucapan-ucapan tanda sayang, awalnya mungkin terasa kaku, tapi lama kelamaan akan sangat indah," ujar Ibu gubernur Kalimantan Selatan ini.
Menyambut Harganas tahun ini, BKKBN menitikberatkan sosialisasi pada keluarga dan generasi muda. Slogan 'Cinta Keluarga, Cinta Terencana' diharapkan mampu membuat gerakan positif ini berjalan secara berkelanjutan, sehingga mimpi Indonesia Emas tidak hanya menjadi sebuah pepesan kosong.
Karakter bangsa adalah cerminan karakter keluarga. Membangun bangsa, pada akhirnya, dapat dimulai dengan membangun keluarga.












































Pemaparan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan tentang pengalaman sebagai seorang ibu kepada para mahasiswa di acara CNN Indonesia Meet Up (Foto: dok. BKKBN)