Selasa, 28 Jul 2020 00:00 WIB

Ayo Deteksi Dini Hepatitis B!

Advertorial - detikHealth
adv hepamax Foto: Shutterstock
Jakarta - Hepatitis B masih menjadi masalah yang cukup besar di dunia, maupun di Indonesia. WHO mengestimasikan ada sekitar 2 miliar orang terinfeksi virus hepatitis B dan lebih dari 350 juta orang di dunia hidup dengan hepatitis B kronik, dan 90% penderita tidak sadar mereka memiliki infeksi Hepatitis B di dalam tubuhnya.

Hepatitis B juga merupakan penyebab utama dari sirosis hati, kanker hati, hingga kematian. Angka penderita penyakit hepatitis B di Indonesia sendiri masih terbilang tinggi, sebanyak 7,1% persen atau 18 juta penduduk Indonesia diduga mengidap penyakit hepatitis B.

Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Virus tersebut menyerang hati hingga menimbulkan penyakit akut dan kronis. Jika tidak ditangani dengan tepat, hepatitis B kronis dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan jangka panjang, antara lain kerusakan hati, sirosis, kanker hati, hingga kematian.

Hepatitis B bisa ditularkan melalui transmisi vertikal, yakni penularan virus dari ibu ke anak yang dilahirkan, maupun transmisi secara horizontal, yakni kontak dengan darah atau cairan tubuh, seperti penggunaan alat cukur dan sikat gigi bersamaan, hubungan seksual, penggunaan jarum yang tidak steril dalam pembuatan tindik atau tato, transfusi darah, maupun tindakan pembedahan.

Gejala dan tanda hepatitis B tidak spesifik dan sebagian besar penderita tidak mengalami gejala saat awal infeksi. Hepatitis B kronik biasanya baru terdeteksi jika sudah terjadi komplikasi. Untuk itu, deteksi dini penting dilakukan yakni melalui tes darah dengan memeriksakan HbsAg.

adv hapemaxIlustrasi Foto: Kalbe

Menilik hal tersebut, Product Manager PT Kalbe Farma Tbk, Netty Andriana mengungkapkan Kalbe berkomitmen dalam meningkatkan kesehatan untuk hidup yang lebih baik untuk seluruh masyarakat salah satunya upaya pencegahan penyakit hepatitis. Kalbe memiliki suplemen yang diformulasikan khusus untuk membantu menjaga kesehatan hati sejak dini, yaitu Hepamax.

"Hepamax merupakan suplemen berbahan dasar natural (Siliphos, ekstrak Schisandra chinensis dan Vitamin E) yang diformulasikan khusus untuk menjaga kesehatan hati dan telah teruji secara klinis memiliki efek melindungi sel hati, antioksidan, anti radang, mempercepat perbaikan sel hati, serta memperbaiki kadar SGOT & SGPT pasien," jelasnya.

Dalam Hari Hepatitis Sedunia ini Kalbe melalui jaringan Kalbe Grup yaitu KALCare dan Kalgen Innolab memberikan rapid test HBsAg (deteksi dini Hepatitis B) secara gratis kepada pengunjung outlet KALCare di seluruh Jabodetabek dan pasien home care pemeriksaan Kalgen Innolab. Diberikan juga promo khusus untuk pembelian produk Hepamax di KALCare dan berbagai market place. Seluruh program ini berlaku untuk periode 25 Juli - 2 Agustus 2020. (adv/adv)