Periksa Kesehatan agar Puasa Tetap Bugar dengan ProHealthy Prodia

Periksa Kesehatan agar Puasa Tetap Bugar dengan ProHealthy Prodia

Advertorial - detikHealth
Senin, 26 Apr 2021 00:00 WIB
adv prodia
Foto: Dok. Prodia
Jakarta - Kebugaran tubuh merupakan hal krusial yang perlu dijaga agar dapat menjalani puasa dengan lancar. Oleh sebab itu, asupan makanan perlu dikontrol agar tak menimbulkan masalah kesehatan.

Makan-makanan terlalu pedas, asam, atau makan dan minum terlalu banyak bisa memicu datangnya masalah kesehatan berkaitan dengan saluran pencernaan. Selain itu, asupan yang tak terkontrol juga memengaruhi asupan gizi yang tak seimbang.

Ada beberapa penyakit yang biasanya timbul akibat pola makan tak terkontrol saat berpuasa. Pertama, yakni peningkatan asam lambung. Masalah kesehatan ini dipicu perut kosong saat berpuasa, ditambah lagi mengonsumsi makanan dan minuman yang kurang sehat.

Gangguan kesehatan lain yang mungkin muncul saat berpuasa, yakni sakit kepala. Penyebabnya yaitu tekanan darah yang rendah dan kurang asupan glukosa membuat suplai oksigen ke kepala berkurang.

Berikutnya, masalah yang sangat lumrah muncul Ketika puasa adalah dehidrasi. Karena tidak minum dalam waktu lama, membuat kecukupan cairan berkurang. Dehidrasi bisa semakin parah jika kebutuhan cairan tidak dipenuhi ketika waktu sahur.

Radang tenggorokan juga kerap timbul akibat menu hidangan yang terlalu berminyak. pedas, atau minum-minuman dingin.

Waspadai juga sembelit ketika berpuasa. Hal ini dipicu makan dan minum sembarangan ketika berbuka puasa. Kekurangan serat dan cairan dapat memicu gangguan pencernaan hingga sembelit.

Jangan sampai masalah kesehatan mengganggu kelancaran berpuasa. Apalagi di masa pandemi ini tubuh rentan terkena penyakit. Selain jaga pola makan, penting juga untuk memeriksakan kesehatan agar kondisi tubuh bisa dikontrol.

Tak perlu khawatir mengambil darah untuk pemeriksaan laboratorium saat berpuasa. Untuk pemeriksaan laboratorium, hanya sedikit darah yang diambil untuk dijadikan sampel, sehingga tidak akan berpengaruh terhadap kondisi tubuh. Sebagaimana fatwa MUI DKI Jakarta, pengambilan darah yang tidak melemahkan kondisi tubuh tidak membatalkan puasa.

Adapun waktu pengambilan darah yang ideal adalah 10 hingga 12 jam setelah selesai makan. Sebagai contoh jika sahur di pukul 04:00 pagi maka pengambilan darah dapat Anda lakukan pada pukul 15.00.

Untuk pemeriksaan kesehatan, Anda dapat memanfaatkan program ProHealthy Ramadan dari Prodia. Selama 12 April hingga 9 Mei 2021, ada keringanan biaya 20% untuk pemeriksaan ProHealthy Ramadan dan Prodia PULS Cardiac Marker di seluruh cabang Laboratorium Klinik Prodia. ProHealthy Ramadan merupakan sekumpulan pemeriksaan kesehatan dasar bagi seseorang yang ingin mengetahui kondisi kesehatan secara umum untuk mempersiapkan tubuh menjalani ibadah puasa.

Melalui pemeriksaan kesehatan dalam paket ProHealthy Ramadan, Anda dapat mengetahui kondisi kesehatan baik yang menyangkut fungsi organ maupun keadaan metabolisme tubuh. Anda dapat mengecek apakah ada kelainan atau penyakit yang sering dijumpai misalnya kelainan darah, gangguan metabolisme lemak dan gula, gangguan fungsi hati maupun ginjal.

Sementara itu, Prodia PULS Cardiac Marker adalah pemeriksaan yang dapat membantu mengidentifikasi risiko seseorang terhadap serangan jantung dalam 5 tahun ke depan meskipun tanpa adanya tanda atau gejala sebelumnya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.prodia.co.id atau hubungi kontak Prodia 1500 830. (adv/adv)