Selasa, 26 Okt 2021 00:00 WIB

7 Alasan Pendidikan Bisa Jauhkan Seseorang dari Jerat Narkoba

Advertorial - detikHealth
adv Foto: Shutterstock
Jakarta - Pendidikan memang menjadi hal penting bagi setiap individu, khususnya generasi muda. Pasalnya, banyak manfaat bisa diperoleh melalui pendidikan. Tak hanya pendidikan formal, pendidikan karakter saat ini juga jadi hal terpenting. Adapun pendidikan ini dapat ditanamkan sejak dini melalui pembentukan karakter di rumah.

Ahli pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. Harry Firman menjelaskan proses pendidikan memungkinkan anak dan remaja memahami tugas mereka dalam menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan di masa depan. Selain itu, menurut Harry, pendidikan juga penting untuk membentengi anak dari bahaya narkoba. Berikut ini 7 alasan pendidikan dapat menjauhkan anak dari narkoba.

1. Memberikan Informasi dan Pemahaman

adv

Foto: Shutterstock

Pada dasarnya, pendidikan bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman bagi setiap individu yang menjalaninya. Dengan mempelajari dan memahami berbagai ilmu, seseorang tentu akan memiliki wawasan yang luas sehingga akan lebih siap menghadapi tantangan dan memiliki pertahanan diri yang kokoh, termasuk terhadap narkoba.

2. Membentengi Diri Melalui Sekolah

adv

Foto: Shutterstock

Sekolah menjadi tempat anak didik mendapatkan berbagai macam edukasi. Saat sekolah mampu menjalankan fungsi edukasinya dengan baik, anak didik tak akan mudah terseret ke dalam jerat narkoba. Pasalnya, pendidikan di sekolah seperti pendidikan agama, pendidikan karakter, dan pendidikan olahraga jika diintegrasikan dengan pembinaan soal narkoba dapat memperkuat pemahaman anak. Dengan demikian, anak dapat membentengi diri mereka dari jurang narkoba.

Sekolah pun dapat menjadi leading sector dalam mengembangkan upaya pencegahan dan penanganan masalah terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Terlebih sejak tahun 2015, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah memperpanjang program wajib belajar dari 9 tahun menjadi 12 tahun. Program wajib belajar ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan anak usia 6 hingga 21 tahun sehingga anak Indonesia mendapatkan layanan pendidikan yang layak hingga tamat sekolah menengah atas.

3. Mengoptimalkan Potensi

adv

Foto: Shutterstock

Setiap anak tentu memiliki bakat dan potensi yang berbeda-beda. Selain memperoleh ilmu dan wawasan, pendidikan juga dapat mengoptimalkan potensi dan bakat mereka. Melalui pendidikan, anak dapat belajar banyak hal sehingga berkesempatan lebih untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Melalui pengembangan diri, anak juga akan memiliki pertahanan diri yang lebih kuat sehingga tak mudah terjerumus dengan godaan narkoba.

4. Memperkuat Pendidikan Karakter

adv

Foto: Shutterstock

Selain mengenyam pendidikan formal, pendidikan karakter juga sangat penting. Adapun karakter seseorang bisa dibentuk sejak dini melalui peran orang tua dan lingkungan sekitar. Untuk itu, penting bagi orang tua untuk membentuk karakter anak dari rumah. Pendidikan karakter yang diterapkan sejak usia dini akan membuat anak tumbuh menjadi dewasa dan lebih matang dalam mengolah emosi. Selain itu, pendidikan karakter juga menjadikan anak lebih percaya diri dan mampu mengeksplorasi hal yang positif dan bermanfaat.

5. Mengubah Mimpi Jadi Kenyataan

adv

Foto: Shutterstock

Pendidikan juga akan membangun mimpi dan cita-cita anak di masa depan. Mengenyam pendidikan, baik formal maupun informal, akan meningkatkan cara berpikir dan analisa seseorang. Pemahaman tentang berbagai ilmu juga akan meningkat seiring bertambahnya pengalaman. Selain itu, melalui pendidikan, berbagai kesempatan dan peluang akan lebih terbuka. Dengan demikian, anak dapat menjadi lebih terarah dalam mewujudkan mimpinya menjadi kenyataan.

6. Mendorong Produktivitas

adv

Foto: Envato

Pendidikan tentunya akan membuat seseorang menjadi lebih produktif dan memiliki daya saing. Individu produktif tentunya mampu menghasilkan sesuatu, baik berupa materi maupun manfaat lainnya bagi diri sendiri dan orang lain. Pendidikan yang sukses juga akan melahirkan sumber daya manusia terampil dan kompeten. Dengan skill mumpuni, seseorang tentu akan lebih siap menghadapi dunia kerja atau menjadi wirausaha muda yang kreatif dan inovatif.

7. Melahirkan Generasi Cerdas

adv

Foto: Shutterstock

Pendidikan dapat melahirkan generasi yang cerdas, tidak mudah dipengaruhi, serta bernilai moral dan integritas tinggi. Generasi ini tentu dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat luas, bahkan memajukan bangsa. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek), Nadiem Makarim, pun meyakini kualitas SDM Indonesia dapat terus meningkat. Untuk itu, pemerintah terus berupaya memberikan peluang bagi seluruh anak-anak Indonesia dari beragam kelas ekonomi, melalui program Bidikmisi maupun KIP Kuliah.

Di tahun 2020, Nadiem menjelaskan dalam 10 tahun terakhir, jumlah mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang menerima beasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah meningkat lebih dari 10 kali lipat.

Adapun program KIP Kuliah merupakan bantuan biaya pendidikan dari pemerintah untuk lulusan SMA / sederajat yang memiliki potensi akademi tetapi memiliki keterbatasan biaya. Program ini sejalan upaya untuk melahirkan generasi cerdas di Indonesia. Melalui program ini, calon mahasiswa berprestasi terutama dari kalangan kurang mampu akan tetap berkesempatan sama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

(adv/adv)